Jakarta, 10 Maret 2025 – SDN Pisangan Timur 13 resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) tahun ini 1446 H. Acara pembukaan yang berlangsung pada Senin pagi itu dihadiri oleh Kepala Sekolah, para guru, serta sembilan mentor yang akan membimbing peserta selama sanlat berlangsung.
Meskipun sempat diguyur gerimis, para siswa masih standby untuk mengikuti rangkaian pembukaan sampai selesai.

Acara pembukaan diawali dengan lantunan tilawatil Qur’an oleh salah satu siswa SDN Pisangan Timur 13 ananda Aprilio. Bacaan Al-Qur’an ini menjadi simbol bahwa sanlat tahun ini berfokus pada pembinaan kecintaan terhadap kitab suci umat Islam.
Karena cuaca yang kurang bersahabat, prosesi pembukaan berlangsung dengan lebih singkat. Meskipun demikian, acara tetap berjalan lancar dan penuh makna.
Kepala SDN Pisangan Timur 13, Bapak Suramto,S.Pd, dalam sambutan singkatnya, memberikan pesan kepada seluruh siswa agar mengikuti kegiatan sanlat dengan penuh kesungguhan.
Dalam kesempatan ini, diperkenalkan pula sembilan mentor yang akan bertugas membimbing peserta sanlat. Para mentor ini terdiri dari ustaz yang berpengalaman dalam mengajarkan Al-Qur’an. Mereka akan mendampingi siswa dalam berbagai kegiatan sanlat, mulai dari hari senin sampai dengan hari kamis.
Dengan kehadiran mentor-mentor yang kompeten, diharapkan peserta sanlat tahun ini dapat mengalami perkembangan yang signifikan dalam pemahaman agama mereka terutama dalam Al Qur’an.
Sanlat SDN Pisangan Timur 13 tahun ini diselenggarakan dalam suasana bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah. Kegiatan ini dirancang untuk membantu para siswa semakin dekat dengan Al-Qur’an dan membangun kebiasaan cinta Al Qur’an sejak dini.
Salah satu target utama dalam sanlat ini adalah meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an para siswa. Bagi siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an, diharapkan sanlat ini menjadi awal yang baik bagi mereka untuk belajar. Sementara itu, bagi mereka yang masih terbata-bata dalam membaca, diharapkan dapat menjadi lebih lancar. Sedangkan bagi yang sudah mahir, diharapkan bacaan mereka semakin baik dan sesuai dengan kaidah tajwid.
Selain itu, sanlat ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari para siswa. Dengan mengikuti sanlat, mereka diharapkan mampu menerapkan pembelajaran yang diterima dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
Kegiatan sanlat ini diharapkan dapat berlangsung dengan baik dan lancar hingga akhir. Dukungan dari para guru, mentor, serta orang tua sangat diharapkan agar sanlat ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
Meskipun hanya berlangsung dalam waktu yang singkat, semangat dan manfaat dari sanlat ini diharapkan dapat membekas dalam hati para siswa. Semoga melalui kegiatan ini, mereka semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan mereka.




