Keadaan Yang Paling Mengherankan

Keadaan Yang Paling Mengherankan

Bila mendengar kata mengherankan berarti seauatu itu mengandung hal yang sangat besar dan luar biasa, karena itulah dia menjadi sorotan dan perhatian. Misalnya saja ada seseorang yang memiliki kemampuan berbicara didepan publik dengan tampilan memukau, tentu dia akan menjadi pusat perhatian dan sorotan.

Lebih lagi, Kalau keheranan itu muncul dari seorang pembesar, berarti yang membuatnya heran adalah adanya sesuatu yang besar, karena biasanya orang besar sulit akan heran kecuali pada hal yang besar pula. Hal seperti ini terjadi pada Nabi Muhammad SAW sebagai manusia yang terbaik, termulia dan penghulu anak adam, pernah mengeluarkan pernyataan keheranan terhadap keutamaan orang yang beriman. Berarti ungkapan yang dikeluarkan itu mengandung hal yang luar biasa, serta memiliki nilai lebih dibanding yang lainnya.

Dalam sebuah hadits dari Abu Yahya, yaitu Shuhaib bin Sinan r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda:

‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏”‏عجبا لأمر المؤمن إن أمره كله له خير، وليس ذلك لأحد إلا للمؤمن ‏:‏ إن أصابته سراء شكر فكان خيراً له، وإن أصابته ضراء صبر فكان خيراً له‏”‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏

Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Amat mengherankan sekali keadaan orang mu’min itu, sesungguhnya semua keadaannya itu adalah merupakan kebaikan baginya dan kebaikan yang sedemikian itu tidak akan ada lagi seseorang pun melainkan hanya untuk orang mu’min itu belaka, yaitu apabila ia mendapatkan kelapangan hidup, ia pun bersyukur, maka hal itu adalah kebaikan baginya, sedang apabila ia ditimpa oleh kesukaran ia pun bersabar dan hal ini pun adalah merupakan kebaikan baginya.” (Riwayat Muslim)

Dalam hadits ini Rasulullah menggambarkan tentang kelebihan dan kedahsyatan orang yang beriman kepada Allah. Dimana keadaannya begitu mengherankan dan menakjubkan. Keadaan seperti ini tidak dimiliki oleh ummat yang lain. Seluruh tindak tanduknya hampir tidak ada celah bagi syaithan untuk menggodanya, karena hampir semua keadaannya terproteksi dengan dua sifat luhur yang dimiliki yaitu syukur dan sabar. Syukur ketika mendapat nikmat, dan sabar ketika mendapat ujian.

Kedua sifat tersebut menjadikan orang mukmin menjadi luar biasa. Syukur menjadikannya terus mendapatkan tambahan nikmat, sedangkan sabar menjadikannya semakin dekat dengan Allah, karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.

Dengan pandainya orang mukmin bersyukur dan bersabar menjadi sebuah alat penutup bagi jalur dosa. Karena ketika seorang tidak bisa bersabar dan tidak pandai bersyukur, maka sama halnya dengan membuka jalan untuk jalur masuknya doasa. Hal ini karena hidup itu hanya berputar kepada susah dan senang. Pandai menyikapi kedunya berarti menutup jalur dosa, sebaliknya kalau tidak pandai menyikapi keduanya, sama halnya membuka lebar jalur masuknya dosa.

Oleh karena itu, kita sebagai orang mukmin patut bersyukur karena dijadikan sebagai hambanya yang beriman. Syukuri nikman iman, karena dengannya kita bisa selamat dari azab siksa api neraka, dan dengannya pula orang mukmin menjadi luar biasa dan istimewa. (Fath).

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA