Prof Harapandi :24 Hour to Happy

Prof Harapandi :24 Hour to Happy

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya; (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
 
Obat paling ampuh untuk menjadi manusia happy setiap saat adalah zukrullah dan biasakan tersenyum setiap moment yang kita alami. Senyum yang disertai rasa syukur terhadap nikmat Allah yang tak mampu kita hitung. Ketika bangun dari tidur tentunya setelah berdoa seperti diajarkan Nabi iringi dengan senyum dan rasakan manfaatnya, demikian juga ketika habis buang angin, air kecil ataupun air besar dan rasakan perbedaannya.
 
Senyuman manis yang terliris dari kedua belah bibir kita dapat membeli milyaran hati manusia, senyum dapat menjadi obat virus egoisme manusia, senyuman dapat mencairkan hati yang membatu dan senyuman dapat mengubah permusuhan menjadi persahabatan.
 
Karena itulah Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memasukkan senyuman manis bagian dari sedekah. Sedekah dengan irisan senyum manis tidak memerlukan biaya mahal, hanya perlu ketulusan dari hati terdalam.
 
Seorang guru yang senyum walaupun tidak kaya pengetahuan dan metode jauh lebih disenangi oleh para muridnya daripada mereka yang menguasai banyak teori dan metode tapi sulit untuk tersenyum.
 
Seorang dokter yang mengobati pasiennya dengan banyak infus dan obat-obatan tidak dapat mengobati luka hati pasiennya. Sementara perawat yang tidak mampu menggunakan alat kedokteran, tapi mampu menyembuhkan pasiennya dengan senyuman manis saat memberikan perawatan.
 
Seorang pelayan toko maupun supermarket yang dapat menjual banyak barang dagangan karena dia pandai senyum di depan para pelanggan.
 
Senyumlah sebelum senyum itu diharamkan, kata sebagian orang, senyuman manis merupakan pancaran hati yang tulus. Salah satu pertanda orang bahagia ialah senyuman manis dan tanda orang tersiksa ialah muka masam tanpa hiasan senyum.

Rasulullah dan para sahabat beliau memberikan tips agar selalu merasakan kebahagiaan. Wahai Rasul apa dan bagaimana kita akan merasakan kebahagiaan dalam membina kehidupan kita?, Rasul menjawab; usahakan hatimu selalu terhubung dengan Allah. Abu Bakar al-Shiddiq Radiyallahu Anhu berkata bahagia ialah hubungkan hatimu dengan Rabb dan tanamkan rasa rindu kepada baginda Rasul.

Saat Umar ibn al-Khattab ditanyakan hal yang sama beliau berkata bahagia itu ialah engkau kaitkan hatimu dengan Allah, tanamkan rasa rindu kepada baginda Rasul dan memberi manfaat bagi makhluk Allah yang lain.

Utsman ibn Affan menyatakan bahagia ialah saat hatimu terhubung dengan Allah, rasa rindu yang mendalam pada rasul dan hati tanganmu tidak pernah lepas dari al-Qur’an.

Sayyidina Ali menjelaskan saat hatimu terkoneksi dengan tuhanmu, rasulullah selalu engku rasakan hadir dalam dirimu dan mujalasah dengan ilmu engkau dawamkan (istiqamah) kan.

Wallahu a’lamu bi al-Shawab

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA