Lotim Tambah Pasien Covid-19 Dua orang. Akankah Masjid Di Buka??

Lotim Tambah Pasien Covid-19 Dua orang. Akankah Masjid Di Buka??

Sinar5 news.com – Selong – Tim Covid-19 Provinsi NTB mengumumkan bahwa jumlah Pasien positif Corona Virus Desiase 2019(Covid-19) per Selasa 19 Mei 2020 kembali terjadi penambahan 18 orang terkonfirmasi positif sehingga jumlah pasien covid-19 di NTB menjadi 392 orang dengan rincian 244 orang sudah sembuh,7 orang meninggal dunia dan 141 orang masih dalam perawatan dalam kondisi baik.

Dari 18 orang penambahan tersebut datang dari Kabupaten Lombok Timur dengan nomor pasien 388 atas nama MS laki-laki usia 18 tahun penduduk Desa Rakam Kecamatan Selong,Paien tidak pernah melakukan perjalanan kedaerah terjangkit covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah, dan saat ini di rawat di ruang Isolasi Rumah Sakit Jiwa(RSJ) mutiara Sukma Mataram karena ada riwayat gangguan jiwa dengan kondisi baik.

Yang ke 2 pasien dengan nomor 389 atas nama Ny. N perempuan usia 46 tahun warga Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang sakit covid-19 juga tidak pernah dan saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji Mataram dengan kondisi baik.

Dengan adanya 2 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 dari Kabupaten Lombok Timur menyebabkan masyarakat Gumi Patuh karya kembali bersedih. Sementara beberapa hari sebelumnya Tim Gugus Tugas Covid-19 lombok Timur menampakkan kegembiraan dengan angka yang stagnan pada posisi 2 orang dan berharap virus yang berasal dari Wuhan China itu hengkang dari Kabupaten Lombok Timur.

Setelah 39 pasien terkonfirmasi positif Lotim dan rontok satu persatu dan menyisakan tinggal 2 orang terkonfirmasi positif. Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy selaku Ketua Gugus Covid-19 Lotim sempat mewacanakan mengizinkan warga Lotim merayakan Idul Fitri di Masjid. Namun dengan munculnya kabar duka 2 orang pasien baru dinyatakan positif nampaknya Pemkab Lotim harus mempertimbangkan wacana itu.

Kabar kurang baik itu juga disampaikan Sekda Lombok Timur Drs.H.M.Juaini Taofik,M.AP yang juga Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 lotim, melalui WAG(WhatsApp Group) 2 orang yang dinyatakan positif itu masing-masing satu dari Rumbuk Siren, yang bersangkutan diketahui Tenaga Kesehatan (Nakes) tapi sering mengontrol kehamilannya di RS Risa Mataram. Satunya lagi warga Batu Belek, Salon Ayiss yang sudah lama ditutup petugas. Dan kontak erat keduanya sudah diintervensi petugas.(Bul).

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA