Sinar5news.com – Jakarta – Saat ini Pemerintah masih mengumumkan adanya kasus terjadinya penularan corona di tanah air. Penyebaran virus covid-19 yang terjadi di Indonesia kini terus bertambah dan semakin banyak. Hingga Senin (27/7) mencapai 100.303 kasus terkonfirmasi.
Jumlah tersebut berdasarkan data yang dihimpun dari awal pandemi, kini bertambah 1.525 kasus baru, 1.518 pasien sembuh dan 57 pasien tutup usia. Data tersebut diambil dan diakses melalui situs resmi kemkes.go.id hingga pukul 15:21 WIB.
Dari keseluruhan jumlah kasus yang terkonfirmasi positif, sebanyak 58.173 orang dinyatakan sembuh dan terdapat 4.781 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 ini.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo beberapa kali mendesak tentang prioritas penanganan covid-19 di delapan provinsi yang wajib menjadi perhatian khusus. Delapan provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua. (pernyataan tersebut melansir dari laman resmi CNN)
Jokowi menyebut delapan provinsi tersebut merupakan 74 persen dari total kasus positif covid-19 yang terjadi di Indonesia.
Jokowi meminta agar pengendalian kasus di delapan provinsi ini dilakukan dengan cara 3T, testing, tracing, dan treatment. Jokowi juga mengatakan penyerapan anggaran penanganan virus corona masih jauh dari target.
“Mengenai penyerapan stimulus penanganan covid-19 masih belum optimal dan kecepatannya masih kurang,” ujarnya saat membuka rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Dikutip dari CNN pada Senin (27/7).
Diketahui penyerapan anggaran terkait pengendalian virus corona baru mencapai Rp136 triliun dari total Rp695 triliun.



