Sinar5news.com – Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menghimbau warganya agar tidak berkerumun pada saat proses pemotongan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Jum’at (31/7).
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah menekan dan mencegah penularan virus Covid-19 yang semakin harinya terus bertambah banyak.
Di Hari Raya Idul Adha tahun ini tentu berbeda dari tahun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan Ibadah Kurban tahun ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19.
Anies meminta kepada warganya agar tidak hadir disaat proses pemotongan apalagi sampai berkerumun. Karena nantinya pada saat pemotongan hewan kurban nanti hanya akan dihadiri oleh panitia yang jumlahnya juga dibatasi.
“Jangan sampai ada kerumunan apalagi padat, apalagi tidak jaga jarak. Jadi harus jaga jarak, harus kurangi jumlah orang yang berada di lokasi,” kata Anies dalam rekaman video yang diunggah di saluran resmi Pemprov DKI Jakarta di Youtube, Senin (27/7).
Bukan hanya itu, Anies juga meminta kepada warga yang membeli hewan kurban di tahun ini untuk tidak hadir ke lokasi pemotongan dan mempercayakan ke pihak panitia saat proses pemotongan juga dalam pembagian daging.
Anies juga menghimbau kepada pihak panitia supaya langsung mendistribusikan daging kurban kepada para mustahik atau yang berhak menerima.
“Secara khusus kami meminta kepada para panitia penyelenggara Iduladha agar daging kurban dapat didistribusikan secara langsung kepada para mustahik,” paparnya.
Di lain sisi, Pemprov DKI juga telah mempersiapkan hewan untuk dikurbankan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Dharma Jaya. Pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah akan dilakukan sesuai protokol Covid-19.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap penyembelihan hewan kurban yang dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19 dapat benar-benar dilakukan secara higienis.
“Di masa pandemi Covid-19 ini, kami harapkan kegiatan pemotongan hewan kurban yang biasanya dilaksanakan di halaman rumah, tanah kosong, halaman masjid, juga bisa dilaksanakan di tempat ini,” kata Riza dalam keterangan tertulis dikutip dari CNN pada Kamis (16/7).
Presiden Direktur Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Hafit Timor Mas’ud mengatakan pusat pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Dharma akan memotong lebih dari 1.000 ekor hewan kurban dan nantinya juga daging pemotongan hewan tersebut akan didistribusikan kepada 100.000 masyarakat Jakarta yang membutuhkan.



