Kita selaku umat Islam dituntut untuk taat kepada pemerintah dalam berbagai hal yang diarahkan dan diperintahkan selama hal tersebut bagus dan tidak bertentangan dengan ajaran agama, misalnya seperti arahan terbaru Gubernur DKI Bpk. Anis Baswedan yang memberlakukan kembali atauran PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) bagi masyarakat DKI.
Hal tersebut diterapkan kembali karena melihat semakin banyaknya warga DKI yang terdampar COVID-19. Bahkan dilingkungan balai kota pun, kabarnya ada yang sudah terkena COVID.
Oleh karena itu kita sebagai masyarakat DKI, mau tidak mau, siap atau tidak siap, suka tidak suka, kita harus mengikuti intruksi Gubernur tersebut supaya kita sehat dan terhindar dari COVID.
Intruksi yang disampaikan oleh Gubernur DKI adalah terkait dengan kesehatan, kesehatan termasuk hal yang baik. Berarti apa yang diintruksikan oleh pemerintah DKI adalah suatu kebaikan yang harus diikuti. Karena pada prinsipnya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama, maka sebagai rakyat yang baik harus mengikuti intruksi itu.
Berbeda dengan perintah yang disuruh itu bertentangan dengan ajaran agama, maka perintah tersebut tidak boleh diikuti, karena yang demikian itu termasuk dari mengikuti yang tidak baik.
Dalam hal tidak bolehnya mengikuti perintah yang yang tidak baik, allah menjelaskan dalam al-qur’an surat hud ayat 113 sebagai berikut ;
وَلَا تَرْكَنُوٓا۟ إِلَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ فَتَمَسَّكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِنْ أَوْلِيَآءَ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
Artinya: Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain dari pada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. (hud : 113)
Islam telah memerintahkan kepada ummatnya untuk menjaga kesehatan, baik itu kesehatan jasmani ataupun rohani. Kita telah menyadari juga bahwa nikmat yang sangat kita rasakan adalah nikmat sehat.
Adapun diantara cara menjaga kesehatan adalah dengan cara;
1. menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya
2. menjaga kebersihan sekolah dan lingkungannya,
3. menjaga kebersihan badan dan pakaian. Karena itulah yang diperintahkan, apabila pulang dari tempat kerja harus mengganti dan membersihkan pakaian terlebih dahulu.
4. menjaga makanan dengan cara lebih berhati – hati dalam memilih yang menyehatkan, utamanya bagi yang sudah berumur lanjut usia.
5. menjaga kesucian hati.
Dalam hal pentingnya kebersihan untuk diperhatikan Rasulullah menjelaskan dalam sebuah Haditsnya
الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ
“Bersuci itu separoh keimanan.” (HR. Muslim)
Dan allah juga menjelaskan dalam firmannya diakhir surat attaubah ayat 108 sebagai berikut;
وَاللّٰهُ يُحِبُّ الۡمُطَّهِّرِيۡنَ
…dan Allah menyukai orang-orang yang bersih.
Dan akhirnya kita berharap dan berdoa bersama, mudah-mudahan allah segera mengangkat penyakit ini dari negeri kita Indonesia.
Tulisan ini diambil dari intisari khutbah juma’at yang kesembilan di Masjid Jami’ Hamzanwadi Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta yang disampaikan pada hari jum’at, tanggal 18 september 2020 oleh H.Sofawi, S.PdI.




