Dunia adalah Kebutuhan Bagi Makhluk Hidup, akan tetapi Dia hanyalah Perantara atau sebagai Jembatan yang harus Kita lalui menuju Tempat yang lebih Kekal dan Abadi. Manusia Diciptakan untuk Beribadah. Sebagaimana Perkataan Allahu ‘Azza wa Jalla:
(وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ).
“Dan Tidaklah Aku Ciptakan Jin dan Manusia Kecuali untuk Beribadah Kepadaku”
[Surat Adh-Dhariyat 56]
Kita sebagai Mahkluk Diperintah untuk Beribadah bukan untuk sibuk tentang dunia karena Dunia telah banyak menipu. Kaum Muslimin banyak meninggalkan Sholat, membaca Al-Qur’an dan lainnya karena tersibukkan dengan dunia.
إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ وَإِنَّ اللَّهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُونَ فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ,
“Sesungguhnya Dunia itu Manis. Dan Sesungguhnya Allah telah menguasakannya kepadamu sekalian. Kemudian Allah menunggu (memperhatikan) apa yang Kamu kerjakan (di Dunia itu). Karena itu takutilah Dunia dan takutilah Wanita, karena sesungguhnya sumber bencana Bani Isarail adalah Wanita.”
(Shohih muslim dari Abi Sa’id Al-Khudri)
Berapa banyak Seorang Muslim membeli Sarung hanya untuk dipakai sesekali, kemudian membeli Kopyah hanya untuk acara keagamaan saja, membeli Baju Muslim hanya pajangan di Rak Almari dan yang paling miris membeli Mushaf hanya sekedar supaya ada, akan tetapi sampul berdebu karena terlalu lama tidak di baca.
Wahai Hamba Allahu Ta’aalaa…
Engkau banyak menuntut kepada Allah, Rizqi, Pekerjaan, Kesehatan, Kehidupan yang layak… akan tetapi Haknya Allah tidak Engkau penuhi. Sholat Fajar lewat karena malam lembur, Sholat Dhuhur lewat karena pekerjaan numpuk, Sholat Ashar datang terlambat… begitu seterusnya.. Lalu Kapan untuk Allahu Ta’aalaa ???
Berkata Syaikh Sholih Al Fauzan حفظه الله:
“Berapa banyak Kita melihat Manusia berlomba-lomba mengejar Dunia dikarenakan takut akan kehilangan!!!”
Dan Kita melihat Mereka duduk dan terlambat ke Masjid utk menghadiri Sholat Lima Waktu padahal Dia Itu (Sholat) adalah Tiang dari Agama Islam?!
Dan berapa banyak Kita melihat Mereka duduk di Jalan-jalan, di Kafe-kafe ataupun di Toko-toko berjam-jam hingga banyak terlepaslah Sesuatu yang Bermanfaat darinya, bahkan tidak kenal panas dan hujan demi untuk menggapai Dunia!
Dan Mereka tidak sabar duduk beberapa menit di Dalam Masjid untuk Sholat atau Membaca Al-Qur’an apalagi Ta’lim.
Berapa banyak Kita melihat Para Pemuda Muslimin berlomba-lomba utk menonton sepak bola dan berusaha mendapatkan uang untuk bisa membeli tiket masuk. Dan ketika di Dalam mereka lupa akan waktu, berteriak tanpa terasa Siang jadi Malam dan Mata-mata Mereka tidak berkedip karena takut kehilangan momen penting. Dan Mereka mampu meninggalkan Kewajiban-kewajiban demi untuk di Jalan Syaithon. Ketika Mereka Dituntut untuk Pergi ke Masjid dengan Kalimat:
“Hayya ‘alash sholaah”
Merasa Berat dan Malas, seakan-akan Panggilan Muadzin seperti Mengajak ke Penjara.
(وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ارْكَعُوا لَا يَرْكَعُونَ وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ
– Dan Apabila Dikatakan Kepada Mereka: “Rukuklah, Niscaya Mereka Tidak Mau Ruku’. Kecelakaan Yang Besarlah Pada Hari Itu Bagi Orang-orang Yang Mendustakan.
[Surat Al-Mursalat 49-50]
Wahai Hamba Allahu Ta’aalaa…
Ini adalah Kenyataan Yang Terjadi kepada Kaum Muslimin, yang Mereka lebih Sibuk akan Dunia Lalai dengan Akhirat
Ya Ikhwani… Renungkanlah..
Berkata Ibnul Qoyyim رحمه الله:
“Kapan Kita melihat Hati ini untuk Mencintai Allahu Ta’aalaa dan Bersiap-siap untuk Bertemu dengan-Nya sedangkan Kita melebihkan Kecintaan kepada Makhluk dan Ridho dengan Kehidupan Dunia bahkan Tuma’ninah Dengannya. Maka Ketahuilah bahwa Sesungguhnya Kalian Telah Gagal”
Sumber:
{Bada’i Al-Fawaa’id: 3/743}
والله أعلم بالصواب،
والحمد لله رب العالمين.


