Badri HS QH
——————————–
Moga beruntung, sukses & berkah
Itulah harapan kita kepada Allah
Agar siswa / santri yg bersekolah
Di Nahdlatul Wathan sll berlimpah
Dg iringan do’ a, karna terinspirasi
Keberadaan ponpes nw di jkt ini
Ternyata sdh disirami basuhan كاكى
Maulana Syaikh tercinta sang wali
Syaikh Zainuddin Sulthonul Awliya
Perhatian yg luar biasa pd nw جاكرتا
Hingga basuhan kaki مولانا dibawa
Ungkap استاذ شهيدى dlm wawancara
Th 90-an استاذ شهيدى plg kampung
Menghadap Maulana scr langsung
Beliau cerita isi hati yg terkandung
Ttg perjuangan nw yg berlangsung
Ttg perjuangan sudah ia ceritakan
Kepada Guru Besar sang pahlawan
beliau tahu استاذ شهيدى yg diinginkan
Beliau menyuruh pintu dirapatkan
Suhaidi..! Tolong pintu tutup semua
Ucap Maulana syaikh kpd muridnya
” Enggih Datuk ” jawab murid setia
Lalu, bangun tutup pintu dg segera
Setelah jls semua pintu ditutupnya
Maulan Syaikh, kemudian bercerita
Ihwal شيخ عبد القادر جيلاني yg tercinta
Bahwa Dia adalah Sulthonul Awliya
Ust Suhaidi khusyuk mdengar cerita
Ttgشيخ عبد القادر جيلاني diangkat اولياء
Lalu murid2nya berdatangan pdnya
Utk mencuci kaki gurunya” ucapnya
Maksud Maulana Syaikh bercerita
Ada isyarat mdpt keberkahan اولياء
Uts Suhaidi, mendengar سمععنا واطعنا
Namun blm difahami, keinginannya
Maulana Syaikh cerita ttg gurunya
Yaitu مولانا الشيخ حسن المشاط tercinta
Hal yg mirip diceritakan muridnya
Ihwal murid membasuh sendalnya
Mendengar & menyimak dua cerita
Tentang kedua waliyullah yg mulia
Ust Suhaidi mengangguk2 kepala
Sembari kagum dan mengamininya
Usai Bp Maulana syaikh bercerita
Tentang kedua Waliyullah yg mulia
Sang murid ini msh blm faham juga
Maulana syaikh cepet menyuruhnya
Ambil baskom di dapur..! ” Suhaidi”
Isi dengan air, cepet bawa kemari
Ia segera ke dapur mencari ummi
” Ummi” ngambil baskom kata Kiyai
Sth itu, lalu dibawa ke dpn Maulana
Ust.Suhaidi ampure datuk, ini airnya
Grogi rasanya, bingung maksudnya
Apa tujuannya, dlm hati yg bertanya
Walau sendiri, tak tahu maksudnya
Dan tak ada temen untuk bertanya
Saat itu Maulana duduk di kursinya
Lalu beliau bertanya kepada saya
Suhaidi..! Kaki sy kok gatal rasanya
Beliau mengayun- ayunkan kakinya
Agar sgr kedua kakinya di cucinya
Walau tak faham maksud Maulana
Ust Suhaidi di suruh Bp Maulana
Untuk membasuh kedua kakinya
Lalu ust Suhaidi sgr membasuhnya
Saat itu baru faham ttg maksudnya
Ia pegang pelan2 & membasuhnya
Stlh usai membasuh kedua kakinya
Lalu beliau di suruh meminumnya
Tak fikir lama, ia melaksanakannya
Suhaidi….! bekas yg di minum itu
Bawalah ke jakarta, kata sang guru
Lalu siramlah….!tanah2ponpesmu
Moga Ponpes NW jakarta trs maju
Jakarta, 6 Desember 2018
Tulisan ini di salin dg bentuk puisi
Yg telah di tulis oleh Akhi Fillah
Muslihan Habib, M.Ag
Mohon maaf jika ada kekeliruan



