Dakwah TGB (53) PERSAUDARAAN SUMBER KEKUATAN

Dakwah TGB (53) PERSAUDARAAN SUMBER KEKUATAN

Oleh: Abah Rosela Naelal Wafa

Di antara titik lawatan Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang ialah beliau mengunjungi atau bertabligh di acara Haul H.S.A. Basori dan Hj. Nafi’ah Basori di Berebes Jawa Tengah.

Beruntungnya, “shahibulbait” sama sekali tak dikenal oleh ulama yang santun ini, tapi karena berkali-kali minta didatangi dan dikunjungi, akhirnya TGB menyanggupi untuk hadir.

Apa alasan mendasar Alumnus Al-Azhar Cairo Mesir tersebut hadir? Karena baginya, “Kalau kita yakin seseorang itu ingin bersilaturrahim dengan kita, maka insyaallah di situ ada keberkahan, kebaikan dan kekuatan bagi umat Nabi Muhammad saw.”. Katanya.

Nah, langkah-langkah mudah nan berkah seperti yang dilakukan TGB ini sangat diharap dari para tokoh Nasional di negeri ini. Dengan cara ini, bisa diharapkan mencairkan suasana tegang (menjelang Pilpres 2019). Sungguh, bersilaturrahim memperkuat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

Lebih dari itu, sikap mudah berkunjung yang dicontoh Ketua PBNW tersebut sejatinya bagian dari nilai baik yang selalu diingatkan oleh baginda Nabi saw. Beliau bersabda:أساس القوة الأخوة (Sumber kekuatan itu adalah persaudaraan). Apa artinya?

Artinya –lanjut TGB– ialah kalau kekuatan itu diibaratkan sebuah bangunan, maka asas atau pondasinya ialah persaudaraan. Dengan persaudaraan maka bangunan itu menjadi kokoh. Semakin erat hubungan persaudaraan kita, maka kekuatan kita semakin solid dan tangguh.

Di sisi lain, kita harus memahami bahwa persaudaraan itu menurut ulama –dikutip TGB– ialah ألأخوة تسقى بماء التزاور (Persaudaraan itu disirami dengan air yang dinamai saling menziarahi). Maksudnya, untuk merawat, menyuburkan dan memperkokoh persaudaraan maka sering-sering saling mengunjungi.

“Maka, kalau sekarang saya yang berkunjung ke Bumi Ayu Berebes ini, maka saya tunggu bapak-ibu di Lombok”. Kata TGB menawarkan kepada hadirin sembari disambut tepuk tangan meriah.

Ternyata, tak jemu-jemu dan tak pernah letih TGB memperkenalkan keindahan dan kelebihan yang dimiliki NTB, khususnya Pulau Seribu Masjid ini.

“Bapak-ibu bisa berkunjung ke Lombok sebagai tempat pariwisata terbaik dunia, yakni World Best Halal Honeymoon Destination dan World Best Halal Tourism Destination”. Demikian promosi Tuan Guru Bajang dimeriahkan tepuk tangan hadirin.

Namun, bagi Gubernur NTB dua priode ini (2008-2018) esensi tawarannya atau promosinya selain sebagai kunjungan berpariwisata, ialah semata-mata untuk mempererat persaudaraan. Saling mengunjungi demi sebuah kekuatan. Mengapa demikian?

Sebab –kata TGB, persaudaraan tidak bisa hanya diikrarkan saja, tapi harus disirami terus-menerus setiap saat dan waktu. Persaudaraan harus disuburkan تسقى بماء التزاور (disirami dengan air yang dinamai saling mengunjungi).

Akhirnya, kita berharap dengan eratnya persaudaraan, kekuatan bangsa semakin kokoh dan dihargai oleh bangsa-bangsa lain.

Wa Allah A’lam!

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA