Peringatan HUT NBDI Ke-78: Momentum Strategis Merepleksikan Kiprah Perempuan Sasak Untuk Indonesia.

Peringatan HUT NBDI Ke-78: Momentum Strategis Merepleksikan Kiprah Perempuan Sasak Untuk Indonesia.

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-78, Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah(NBDI) Nahdlatul Wathan, berlangsung dengan hidmat dan dihadiri Ummuna Hj.Sitti Raehanun Zainuddin Abdul Majid, Ketua Umum PBNW RTGB.TGH.Lalu Gede M.Zainuddin Atsani,Lc,M.Pd.I dan diikuti ribuan santri, Pengurus Organisasi NW serta diikuti secara Virtual oleh Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah NBDI seluruh Indonesia. Bertempat di Ponpes Syeikh Zainuddin Anjani. Kamis (08/04/2021).

Ketua panitia penyelenggara Hultah NBDI Ke-78 Ummi Hj.Masruri Aini dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan Hadi NBDI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnnya karena saat ini tengah berada dalam situasi Pandemi Covid-19, sehingga kehadiran jamaah dibatasi.

“Pelaksanaan Hultah NBDI tahun ini, kami selenggarakan secara terbatas,karena mengacu kepada protocol kesehatan sesuai prosedurnya,sehingga pelaksanaan Hultah NBDI tahun ini diselenggarakan dengan dua bentuk pelaksanaan yakni secara tatap muka langsung dan secara Daring,”ungkapnya Ummi Sarkawi, panggilan akrab dari Hj.Masruri Aini.

Sehingga ia berkeyakinan seluruh kader,abituren dan pecinta Nahdlatul Wathan diseluruh Indonesia, dapat mengikuti Hultah NBDI secara hidmat, adapun tema yang diusung dalam peringatan Hultah NBDI tersebut adalah “Hultah NBDI Sebagai Momentum Strategis Untuk Merepleksikan Peran dan Kiprah Kaum Perempuan Indonesia”.

“Tema ini kami ambil dalam upaya untuk membangkitkan,semangat kaum wanita dalam mengejar seluruh aspek ketertinggalannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, agar dapat memenuhi niat dan maksud dan tujuan pendiri NBDI, Amagfurullah Maulana Syeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid,”kata Mantan Anggota DPRD Lombok Timur itu.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NW Apoteker(apt) Hj.Lale Syifa’un Nufus dalam kata sambutannya mengatakan, NBDI(Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah) merupakan Madrasah khusus untuk perempuan yang didirikan oleh Ninikda Amagfurullah Maulana Syeikh 78 tahun yang lalu atau tepatnya NBDI didirikan pada tanggal 21 April 1943, bertepatan dengan hari Kartini.

“Pada saat itu tahun 1943, kaum perempuan sangat terkekang dan terbelenggu oleh kaum penjajah Jepang, maka pada Hultah NBDI ini menjadi tonggak strategis untuk merepleksikan peran dan kiprah kaum perempuan Indonesia,karena berkat jasa dan perjuangan Almagfurullah TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid, kaum perempuan sasak dapat duduk sejajar dan setara dengan kaum laki-laki,”ungkap Hj.Lale Syifa’.

Menurutnya kesejajaran itu dapat dilihat pada kesetaraan dalam mengakses bidang Pendidikan,Sosial dan Da’wah, yang menjadi trilogy pergerakan Nahdlatul Wathan. Momentum Hultah NBDI Ke-78 juga dapat dijadikan sebagai wahana inspiratif untuk kaum perempuan bergerak dan berkiprah optimal dalam berbagai bidang dan konfetensi.

“Ninikda Almagfurullah Maulana Syeikh, telah meletakkan pondasi dasar yang kuat, akan arah pergerakan dan perjuangan kaum perempuan Indonesia, melalui Madrasah NBDI yang beliau rintis 78 tahun silam, yang berarti usia NBDI lebih tua dua tahun dari kemerdekaan Indonesia,”katanya.

Sementara itu Ketua Umum PBNW RTGB.TGH.L.Gede M.Zainuddin Atsani dalam tausiyahnya mengatakan dibentuknya NBDI oleh Almagfurullah pada tahun 1943 adalah sebagai simbul perjuangan dalam perang melawan kebodohan dan perang melawan penjajah bagi kaum perempuan.

“NBDI adalah simbul kemerdekaan dan bendera emansipasi bagi perempuan sasak, dengan lahirnya Madrasah NBDI perempuan sasak menjadi warga dunia yang terhormat, dan diperhitungkan oleh bangsa dan Negara,Alumni NBDI yang muncul dikancah nasional adalah Ummuna Hj.Sitti Raehanun ZAM dan Alhamdulillah,beliau sudah dikenal ditingkat nasional, beliau adalah alumni NBDI,”ungkap RTGB.

Dikatakannya,  NWDI dan NBDI adalah sejarah di Indonesia terutama di Nusa Tenggara, oleh karena itu warga NTB tidak rela untuk dibodoh-bodohkan, sehingga ninikda Almagfurullah Maulanasyeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid, menyebut NWDI dan NBDI adalah Dwi Tunggal Pantang Tanggal.

“Artinya dua (NWDI-NBDI-red) menyatu tak terpisah oleh waktu, sejarah keduanya jangan dirusak, jika dirusak atau diputar balikkan, maka kita hawatir kita akan menjadi hamba yang kufur terhadap nikmat Allah SWT,”tegas RTGB.

Pada akhir sambutannya Raden Tuan Guru Bajang(RTGB) TGH.M.Zainuddin Atsani, mengucapkan Selamat Berulang Tahun untuk Madrasah NBDI(Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah) yang Ke-78 semoga kedepan semua yang diinginkan oleh ninikda Maulana Syeikh bisa terlaksana dengan baik dengan aman dan lancar.(Bul)       

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA