TGB Model Pemimpin Masa Depan Pilihan Rakyat ” Menakar Pilpres’24 “

Sinar5news.com-  Indonesia sebagai miniatur pradaban di bumi yang diakui dunia atas segala macam bentuk kehidupan bermasyarakat bernegara dengan  Pancasilanya telah memberikan warna kehidupan yang nyata sebagai contoh keberagaman di muka bumi.
 
Bahwa hidup dalam perbedaan adalah kehendakNya yang sudah menjadi sunnatullah hukum alam di atas muka bumi bukan menjadi alasan  manusia untuk saling bersengketa satu sama lain.
 
Semua itu adalah bukti kehendak yang Maha untuk kita melakukan yang terbaik bagi diri dan lingkungan sekitar. Karena hidup ini adalah menguji yang terbaik amalnya bukan yang terbanyak.
 
Mengingat Indonesia sebagai miniatur jagat raya yang posisi dan gambaran negrinya banyak dijadikan perumpamaan dalam Qur’an bagaikan bangunan surga yang di dalamnya mengalir sungai². Segala macam bentuk buah²an semua itu dapat kita temui di negri Nusantara ini, yang didalamnya mengalir lebih dari 15.000 sungai besar maupun kecil. Begitu juga dengan rempah²nya, semua bukti nyata ini adalah gambaran Nusantara adalah negri surgawi di bumi.
 
Keelokan negri yang dianugerahi dua musim panas dan hujan tetap menjadi magnet bagi warga negara asing. Musim panas warga tidak kepanasan, musim hujan warga tidak kedinginan. Beda jauh dengan bangsa lain, musim panas mereka kepanasan sprti di timur tengah. Musim dingin mereka kedinginan seperti di benua erova dan Amerika.
 
Tentu dengan keelokan alamnya dan segala macam sumber kekayaan alam baik yang ada diperut bumi maupun di atas permukaannya, keanekaragaman hayati baik flora dan fauna serta tanaman obat obatan. Berbagai macam bentuk parian lebih dari seribu jenis ikan laut besar maupun kecil yang tidak akan pernah habis. Yang kesemua itu dibutuhkan oleh dunia. Semua ada di tanah Nusantara.
 
Inilah kemudian Indonesia yang berada di Asia tenggara ini sangatlah berarti bagi penduduk bumi. Sebagai penyeimbang ekosistem kehidupan dan sebagai paru paru dunia.  Untuk itu, perubahan kepemimpinan nasional sangatlah diminati oleh semua gelombang kepentingan arus keras politisi lokal maupun internasional. 
 
Sebagai negara berdaulat Indonesia harus tetap dalam koridor Pancasila sebagai landasan idiologi negara dalam menghadirkan pemimpin nasional yang berketuhanan, memiliki kedalaman intelelektual, berbudi kemuliaan dan visioner. Jika diibaratkan sebuah pohon. Pemimpin nasional haruslah memiliki ; akar yg kuat menghujam ke dasar bumi, batang yang kokoh, dahan ranting yang lebat, daun yang rindang, buah yang enak dimakan.
 
Jika diumpamakan akar itu adalah kedalaman intelektual Ulul Albab, dan batang itu profesionalisme visioner kerja keras, dahan dan ranting adalah kreativitas kolabaratif, kebijaksanaan, daun yang rindang adalah akhlaq Karimah Budi kemuliaan, semantara buah yang enak adalah kesejahteraan keadilan sosial.
 
Inilah ciri pemimpin masa depan Indonesia yang dibutuhkan seluruh rakyat Indonesia untuk mengahdirkan cita cita Indonesia merdeka. Dan ciri ini ada pada DR.TGB, KH. Zainul Majdi, MA. Ditambah beliau pernah berpengalaman menjabat Gubenur dua priode, dakwah Nusantara yg beliau jalankan terbukti diterima semua kalangan baik dari suku dan agama yang berbeda. Beliau perekat ummat menyatukan dan menguatkan keberagaman dalam kebhinekaan. 
 
Model inilah yang bisa diharapkan membawa Indonesia mengahadapi tantangan global yang kompleks dengan tetap berpegang teguh dalam ajaran Pancasila menjaga merah putih NKRI harga mati. Demikian hasil rangkuman diskusi Forum kebangsaan bulan ini  yang terus digelar setiap Sabtu.
 
Bagi partai yang diamanahkan mengusung calon presiden haruslah dapat melihat inspirasi rakyat Indonesia, jika partai hanya memainkan drama dengan mengusung calon oligarki semata mata kepentingan segelintir orang. Maka partai tidak lagi bisa dipercaya rakyat sebagai jalan demokrasi. Indonesia betuh perubahan ini adalah tuntutan rakyat. 
 
(Forum Kebangsaan)