Sinar5news.com- Jakarta- Atas gonjang ganjing penentuan tgl 1 Zulhijjah puasa arofah dan Iedul Adha setelah melalui sidang isbat Kementrian agama RI. Berdasarkan keputusan Kemenag Iedul Adha jatuh pada 10 Juli.
Keputusan hasil ini cukup menjadi polemik ditengah kehidupan bermasyarakat.
Adanya perbedaan model istimbat hukum yang dipakai serta penglihatan hilal tidak meminta bantuan Lapan maupun BMKG yang memiliki pengetahuan antariksa yang valid. Bekerjasama melibatkan Ipteq dan tekhnologi mesti dilakukan, dengan demikian akan mempermudah dalam melihat hilal dan menarik kesimpulan.
Adanya perbedaan ini pakar keagamaan forum kebangsaan frop.Dr. Abdul Fattah, MA / Abu Rige yang diminta pendapatnya oleh media sinar5news. Berkesimpulan sebagai berikut : Mari kita simak ulasan beliau dibawah ini ;
” Masalah timbul ketika ada “kaidah imkaniatur rukyah” sehingga menetapkan titik bilal mesti di atas 3° dan sebelumnya menggunakan patokan titik di atas 2°.
Harus nya Calender baru harus dimulai sejak titik Hilal di atas 0°sekalipun di bawah 2° atau 3°.
Bila menggunakan titik Hilal 0° sebagai patokan Calender baru,,, maka Tanggal 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 9 Juli atau malam ini adalah Tanggal 1 Dzulhijjah,,, sehingga hari Arofah tgl 9 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 8 Juli 2022.
Saya sudah 8 thn puasa dgn metode Hilal 0° dan tidak lagi puasa berdasarkan patokan awal Calender dgn kaidah “Imkaniatur rukyah”.
Untuk penetapan awal bulan Hijriah harusnya kita tinggalkan kaidah “Imkaniatur Rukyah” itu,,, karena itu kaedah untuk ummat yg awam,,, sedangkan untuk Ummat yg Alim harus berdasarkan Hisab dan rukyah tapi pada patokan “Hilal 0°”.
Rukyah dgn mata zahir memang susah pada titik Hilal 0°,, tapi rukyah dgn Satelit dan teknologi antariksa kita bisa melihat di titik Hilal 0°.
Mengambil istimbat hukum dgn bantuan Iptek pada kasus penentuan awal kalender bulan Hijriah sudah valid dan meyakinkan. Sehingga sudah 100% benar dalam beragama dan menjalankan ibadah (Puasa, ied, haji, dll)”. Demikian beliau jelaskan agar dapat menjadi pencerahan kita semua. Dan beliau menerima konsultasi agama dapat dihubungi di no. 08119121180 Abu Rige. (red)





