Sinar5news.com – Mataram – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Mataram secara khusus membentuk Satuan Karya (SAKA) Teknologi Digital. Pembentukan Saka tersebut sebagai upaya mendorong sistem pelayanan di lingkup kwartir cabang berbasis IT.
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kwartir Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Kota Mataram Moh Aminullah mengatakan inisiasi pembentukan Saka tersebut sudah diwacanakan sejak tahun lalu melalui diskusi dengan berbagai pihak.
“Inisiasi pembentukan Saka ini sejak tahun kemarin, mulai diskusi di Pusdiklat Cabang hingga dengan Dinas Infokom, hasil diskusi tersebut menyimpulkan akan membentuk satuan karya teknologi digital”, kata Kak One panggilan akrabnya di acara pembukaan pelatihan instruktur / pamong Saka Teknologi Digital, Sabtu (11/11/2023).

Saka teknologi digital ini ucap Kak One dibentuk sebagai wadah diskusi untuk mengembangkan pengetahuan teknologi digital untuk pramuka Pandega, penegak, penggalang hingga siaga.
Para instruktur yang akan dilatih lanjut Kak One akan mempelajari banyak hal yang berkaitan dengan teknologi digital termasuk pengetahuan tentang Audio Visual (membuat konten-konten kekinian, memadukan gambar dan vidio dengan bentuk yang lebih menarik), termasuk pengetahuan lanjutan Mikrosof Office dll.
Sementara itu Ketua Kwarcab Kota Mataram H. Didi Sumardi berharap Saka Teknologi Digital nantinya bisa mengambil peran dalam mengembangkan SDM pramuka yang unggul.
“Saka ini harus mampu menjadikan pramuka itu kreatif dengan teknologi digital kekinian, dan juga bisa memfasilitasi dan mengatensi bagaimana memberdayakan pramuka dalam kaitannya dengan asupan teknologi informasi sehingga terbangun kapasitas pengembangan di bidang IT”, jelas Didi.

Menurut Didi Kwarcab harus memiliki SDM IT yang berkorelasi dengan aktifitas organ-organ yang dimilikinya seperti Dewan Kerja Cabang, Kwartir Ranting, Gugus Depan.
Ia juga berharap dalam waktu dekat sistem pelayanan di lingkup Kwarcab tidak lagi manual tetapi semuanya berbasis digital.
“sehingga pembuatan KTA Pramuka misalnya bukan lagi dilayani secara manual namun bisa secara online dan semua kegiatan kepramukaan harus ditranformasi sesuai zamannya”, ujarnya. (Man)



