Sinar5news.com – Pancor – Musyawarah Daerah,Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan(PDNW) Kabupaten Lombok Timur Ke XIV dengan tema”Mengokohkan Nilai-Nilai Perjuangan Nahdlatul Wathan dan Menggali Potensi Kader Menuju Organisasi mandiri yang dikuti Pengurus Daerah NW Lombok Timur dan Lima orang utusan dari masing-masing Cabang NW. Berlangsung di Gedung Birrul Walidhain Pancor.Ahad(05/01/2020).
Menurut ketua Panitian H.Hamdan,M.Pd agenda Musda disamping memilih Ketua Umum Dewan Tanfidziyah Pengurus Daerah NW Kabupaten Lombok Timur Masa Bhakti 2020-2025 juga membahas program PDNW Lotim lima tahun kedepan serta menyusun rekomendasi organisasi.
Dalam Musda tersebut H.M.Syamsul Luthfi,SE,M.Si yang juga Anggota Komisi II DPR RI Dapil Lombok itu kembali terpilih secara aklamasi menakodai Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan(PDNW) Lombok Timur masa Bhakti 2020-2025.
Dalam keterangannya kepada wartawan H.M.Syamsul Luthfi mengatakan dirinya dalam lima tahun kedepan akan membangkitkan semangat jamaah agar lebih bergairah dalam berorganisasi dan tumbuh berkembang lebih baik lagi dimasa yang akan dating.

Organisasi itu membutuhkan inovasi dan dari adanya inovasi itu maka organisasi akan mencapai kemajuan. Nahdlatul Wathan sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang Pendidikan,Sosial dan Da’wah serta pemberdayaan ekonomi ummat.
“NW tentunya tidak mau ketinggalan untuk ikut bagaimana memikirkan keberlangsunagn kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita upayakan agar bagaimana program pemerintah bersinergi dengan program organisasi,” Terang HMSL.
Menyinggung soal bidang Da’wah yang dirasa oleh jamaah NW yang semakin berkurang volumenya memang diakui oleh H.M.Syamsul Luthfi untuk bidang Da’wah belum terorganisir dengan baik sehingga kedepannya diusahakan agar keberadaan Majlis da’wah dan Majlis ta’lim akan dimaksimalkan pengorganisasiannya.
Kedepan diharapkan pengembangan malis da’wah baik secara structural dan cultural harus seiring sejalan karena pengembangan sebuah organisasi kalau mengesampingkan pendekaatan structural bisa mengakibatkan perjalanan organisasi itu tidak akan bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Ia juga menambahkan hal seperti itulah yang akan dikembangkan kedepan dengan tanpa meninggalkan tradisi-tradisi baik organisasi yang terus membutuhkan penyempurnaan.

“Penyempurnaan baik dar sisi pelaksanaan program yang mana program itu tidak perlu banyak tapi bisa pokus,misalnya masing-masing majelis yang ada itu bisa satu atau dua program saja tapi bisa dilaksanakan,dari pada banyak program tapi tidak bisa dilaksanakan dengan baik,” Jelas Luthfi.
Kemudian yang paling memprihatinkan saat ini adalah kondisi bangsa yang tidak pernah luput dari perhatian Nahdlatul Wathan(NW) dimana masalah radikalisasi menjadi PR berat kita.
“Kita yang berada diorganisasi kemasyarakatan islam harus menjadi garda terdepan untuk turut serta membantu pemerintah untuk bagaimana deredikalisasi ini betul-betul bisa kita minimalkan, bahwa melalui program-program Da’wah yang kami berikan,maupun pendidikan nantinya betul-betul bagaima pemahaman dan kecintaan terhadap bangsa dan Negara harus betul-betul menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kurikulum pendidikan yang ada di NW.” Pungkasnya.(Bul)




