BERITA MENGHARUKAN DUA TOKOH PENTING NW, TGB DAN RTGB BERTEMU DI KANTOR KEMENKUMHAM RI

BERITA MENGHARUKAN DUA TOKOH PENTING NW, TGB DAN RTGB BERTEMU DI KANTOR KEMENKUMHAM RI

Sinar5news.com – Hari ini adalah sayyidul ayyam (hari yang paling istimewa) Jumat, 10 Januari 2020 pukul 14.00 hingga menjelang Magrib tiba, telah bertemu dua tokoh besar di kantor Kemenkumham RI. Dua tokoh besar ini sangat berpengaruh dan penting keberadaannya di NTB khususnya yaitu TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA dan RTG KH. Zainuddin At Tsani, M.PdI.

Dua tokoh besar ini baik TGB maupun RTG adalah cucu kesayangan Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pendiri organisasi NW dan tokoh terkemuka di NTB yang mendaparkan gelar sebagai pahalawan nasional dari negara RI tahun 2017 atas jasa-jasanya ikut berperang menumpas melawan kebiadaban penjajah Belanda dan Jepang.

Bertemunya dua tokoh besar ini adalah dalam rangka mencari titik temu dari hati kehati dengan logika akal cerdas, supaya perseturuan di tubuh NW yang sudah berlangsung sekitar 22 tahun yang lalu, segera dihentikan dan menyatu kembali seperti NW pada saat Maulana Syaikh masih hidup.

Walaupun pertemuan ini belum mendapatkan kesepakatan untuk bersatunya kembali NW baik yang ada di Pancor maupun Anjani, tetapi kita bisa melihat dengan riil raut muka TGB dan RTG saat duduk berdampingan dan berfoto bersama, sungguh cerah dan memancarkan aura ketulusan. Kita berharap pemerintah dalam hal ini melalui mediasi Kemenkumham, organisasi NW yang sudah lama pecah ini akan bersatu kembali.

Untuk mewujudkan hal ini, in sya Allah akan diagendakan kembali untuk bertemu dalam rangka ishlah (damai) secara totoal lahir maupu batin dengan tidak saling menyalahkan, merendahkan dan menghina. Apalagi masing-masig mengklaim bahwa dirinyalah yang paling sah dan legal menjadi PB NW.

Kita sangat bersyukur melihat upaya ishlah ini. Sudah lama kita menanti moment berharga seperti ini. Sungguh terharu rasanya kami dari pengurus dan jama’ah NW Jakarta dan sekitarnya melihat upaya yang sangat mulia ini.

Tidak ada alasan bagi siapapun terutama parah tokoh dan pengurus NW dimanapun berada untuk tidak mau bersatu. Ingatlah bahwa organisasi NW ini adalah organisasi umat Islam, bukan organisasi kelompok dalam keluarga atau kelompok lainnya. Maka menjadi tidak layak NW ini diperebutkan, apalagi dijadikan sebagai mesin politik untuk meraih keuntungan sesaat. Oleh karena itu jauh-jauh hari almagfurlah Maulana Syaikh menyusun wasiat “Renungan Masa Pengalaman Baru” yang isinya diantarnya menjaga NW ini agar terus eksis dan jaya sepanjang masa dengan senantiasa hidup dalam suasana kompak, utuh dan bersatu. Ini sejalan dengan ajaran Al Quran surat Ali Imram 03:103,
واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا
“Dan berpegang teguhlah pada tali agama Allah dan janganlah kamu bercerai berai”.

Perhatikan dan renungkan syair Maulana Syaikh berikut ini:

Wahai anakku kompak bersatu
Jangan terpikat bujukan hantu
Bersilat lidah setiap waktu
Di balik udang batu di situ

Bahwa iblis dua macamnya
Yakni syaitan dan manusia
Yang paling bahaya iblis kedua
Karena lidahnya sangat berbisa

Dari wasiat tersebut sudah sangat tegas Maulana Syaikh mengajak kita semua untuk selalu kompak dan bersatu, demi menjaga kejayaan NW hingga akhir masa (qiymat). Jangan sampai kita mengikuti bujukan setan yang sangat jahat, sehingga menyebabkan NW ini pecah belah tidak ada kerukunan dan kedamaian didalamnya. Na’udzubillah.

Mari kita dukung dan doakan semoga kedua tokoh besar kita, baik TGB maupun RTG segera bersatu dan menyudahi segala bentuk perseteruan yang membuat kita capek, lelah dan letih selama ini. Aamiin. (Amr)

Bekasi, 15 Jumadil Awal 1441 H/11 Januari 2019 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA