Kadisnaker Lotim : Pemegang Kartu Prakerja. Akan Dapat Bantuan Rp.3,5 juta

Kadisnaker Lotim : Pemegang Kartu Prakerja. Akan Dapat Bantuan Rp.3,5 juta

Sinar5news.com – Selong – Menindak lanjuti hasil Rapat Koordinasi Tekhnis Kartu Pra Kerja yang dilakukan melalui Video Teleconfrensi dengan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia pada Rabu 1 April 2020 kemarin.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi,Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) Supardi,S.ST,S.Km langsung bergerak cepat untuk melakukan pendataan jumlah pencari kerja dengan bersurat kemasing-masing kecamatan dan Desa, bahkan melalui group WhatsApp(WA) Kepala Desa. Hal itu disampaikan kepada wartawan diruang kerjanya. Rabu(08/04/2020).

“Perintah pendataan ini memang agak mendadak meskipun kita(Disnakertran Lotim) memang sudah jauh hari sebelumnya kami melakukan pendataan,tapi belum secara keseluruhan yakni baru di 8 Kecamatan sehingga data yang kami punya ada 5.000 orang yang sudah kami kirim dan sekarang kita akan menambahnya lagi,” terangnya.

Sesuai dengan ketentuan yang ada bahwa yang berhak untuk memperoleh kartu Prakerja itu adalah para pencari kerja,tenaga kerja yang dirumahkan atau di PHK,Calom Pekerja Migran Indonesia(PMI) yang tidak jadi berangkat dan PMI yang dipulangkan karena dampak Covid-19,dan pelaku usaha (UMKM) yang terdampak ekonomi dari Covid-19.

Supardi juga menambahkan dalam program Kartu Prakerja ini, menurut hasil Telekonfren kemaren, masing-masing orang akan mendapatkatkan Rp.3,5 juta dengan rincian Rp.1 juta untuk pelatihan online,Rp.600 ribu untuk insentif perbulan dan berlaku selama 4 bulan,Rp.150 ribu untuk biaya survey.

Ia juga menambahkan pihaknya saat ini focus untuk melakukan pedataan dan langsung menghubungi pihak Desa yang ada di Lombok Timur, agar data lebih cepat masuk karena pihaknya punya batas pengumpulan data sampai dengan 10 April 2020.

“Kami saat ini focus pada pengumpulan data,dan sudah kami kirim data 5.000 orang dan sekarang kita diminta untuk menambah data tersebut. Tapi kami tidak tahu nantinya berapa orang yang akan mendapatkan kartu prakerja tersebut, karena kita tidak diberikan kuota yang pasti,” Pungkasnya.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA