Ahmad Subhan: Sekitar 94 Unit Rumah Warga di Pesisir Pantai Tanjung Luar Rusak Tersapu Angin Puting Beliung.

Ahmad Subhan: Sekitar 94 Unit Rumah Warga di Pesisir Pantai Tanjung Luar Rusak Tersapu Angin Puting Beliung.

Sinar5news.com – Lombok Timur – Puluhan unit rumah warga di pesisir Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak mengalami kerusakan akibat hujan lebat disertai angin kencang yang menerjang wilayah tersebut sekitar pukul 16.00 wita. Ahad (09/10/2022)

Laporan sementara yang berhasil dihimpun media ini di lapangan, tidak ditemukan korban jiwa, namun sejumlah warga mengalami luka ringan akibat serpihan bangunan yang diterbangkan oleh angin puting beliung tersebut.

Menurut Camat Keruak Ahmad Subhan yang langsung turun ke lokasi menjelaskan Sebagian besar rumah yang terdampak mengalami kerusakan di bagian atap dan tersebar di 6 Dusun. 

Ia menambahkan untuk sementara jumlah rumah rusak di Dusun Kampung Baru 37 unit, Kampung Baru Selatan 15 unit, Muhajirin 17 unit, Kampung Koko 13 unit, Toroh Selatan 8 unit, Kampung Tengah 4 unit. Total keseluruhan 94 unit rumah. 

Camat Keruak yang dikenal dengan awak media itu menjelaskan, bahwa sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap rumah warga yang rusak dan jumlah korban. Namun sejauh ini, dari 7 Dusun yang ada di Desa Tanjung Luar, hanya satu Dusun yang tidak terdampak, yakni Dusun Toroh Tengah. 

“Semuanya sedang kami data, untuk rumah yang terdampak sebanyak 94 unit rumah di 6 Dusun yang terdampak. Sebagian besar rusak di bagian atap,“ katanya. 

Angin kencang yang terjadi di wilayah Tanjung Luar, lanjutnya, tidak hanya merusak rumah, namun beberapa pohon dilaporkan tumbang. Tidak hanya itu, sebuah tiang listrik di wilayah tersebut juga tumbang.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Lombok Timur, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Iwan Setiawan mengatakan, setelah mendapat laporan kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diterjunkan ke Lokasi untuk melakukan Asessment. 

“Untuk data rilnya belum bisa kita rilis karena tim masih bekerja di lapangan, namun data sementara, puluhan rumah yang mengalami kerusakan tersebar di 7 Dusun,“ katanya. 

Terkait kejadian itu, dirinya berharap tidak ada korban jiwa, sehingga pihaknya juga terus menghimbau supaya warga lebih waspada ketika terjadi hujan, apalagi disertai angin. Terlebih bagi warga pesisir pantai.

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di pesisir pantai dan aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan ketika hujan, apalagi intensitas hujannya tinggi. Kita tidak bisa menghindari dan memprediksi titik bencana ini, tapi paling tidak kita bisa menghindari terjadinya korban jiwa,“ ungkapnya.(red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA