Sinar5news.com – Lombok Timur – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Drs.H.M. Juaini Taofik,M.Ap mewakili Bupati menghadiri acara Program Penanaman Perdana Demplot Klaster Cabai Berbasis Pertanian Organik, dari Bank Indonesia,yang dihadiri pula Dandim 1615/Lotim, Kapolres Lotim, Pimpinan OPD terkait, Camat dan Kades. Bertempat di Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga. Rabu (06/10/2021).

Bank Indonesia mengajak Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur serta pelaku usaha untuk bersinergi menggalakkan demplot klaster cabai berbasis pertanian organik. Penanaman cabai tersebut diharapkan mampu memerangi dampak inflasi, selain itu diharapkan pula, mampu mendorong perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Terkait demplot klaster cabai, Sekda berharap dapat menjadi contoh bagi kelompok petani lainnya, dan berharap petani cabai Lombok Timur menjadi yang terdepan di NTB.
“Sebelum diserbu oleh pasar luar, baik yang dari Jawa, Sumatera, Bali dan lainnya, Lombok Timur bisa menjadi kabupaten terdepan dalam sektor pertanian di Nusa Tenggara Barat,” harap Sekda.
Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Heru Saptaji dalam kata sambutannya menekankan beberapa aspek yang harus dicapai, yakni menciptakan perekonomian yang tinggi dibarengi harga yang terkendali, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi.
“Kita berharap agar masyarakat punya stabilitas perekonomian yang baik,” harapnya.
Ia juga menambahkan program pengembangan klaster pertanian dari Bank Indonesia dihajatkan untuk memelihara kestabilan nilai rupiah, melalui pengendalian inflasi yang rendah dan stabil, khususnya kelompok volatile food, serta untuk mendukung program pemerintah daerah dalam melakukan pemberdayaan UMKM.
“Tujuan dari program pengembangan tersebut, antara lain untuk meningkatkan kemandirian, kualitas dan kapasitas produksi, serta daya saing komoditas yang dihasilkan, sehingga kelompok tani yang kita damping dapat menjadi role model bagi kelompok tani lainnya,”ujar Heru Saptaji.
Selain penanaman perdana pada kegiatan tersebut dilakukan pula penyerahan Pogram Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada kelompok Tani Orang Balak oleh Kepala Perwakilan BI Prov. NTB yang disaksikan oleh Sekretaris Daerah.(Bul)




