Sinar5news.com – JAYAPURA – Bentrok antarwarga Lanny Jaya dengan Nduga di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua berawal dari pembunuhan terhadap salah seorang warga.
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengungkapkan, warga bernama Sibelu Gwijangge diduga dibunuh saat melakukan pertemuan untuk menyelesaikan masalah soal perempuan.
Menurut Kamal, warga Nduga dan keluarga Sibelu tak terima ada anggota keluarganya yang dibunuh saat pertemuan tersebut.
“Mereka tidak terima keluarganya dibunuh pada saat pertemuan untuk menyelesaikan masalah perempuan, sehingga akan melakukan aksi balasan terhadap pihak pelaku dari masyarakat Lanny Jaya yang bermukim di Kampung Wesakma, Distrik Wouma,” ujar Kamal melalui keterangan tertulis, Selasa (11/1/2022).
Pembunuhan terhadap Sibelu terjadi pada Sabtu (8/1/2022) dan berujung penyerangan yang dilakukan keluarga korban.
Menurut Kamal, pada hari itu sekitar pukul 15.40 WIT, pihak korban dari masyarakat Nduga dengan jumlah kekuatan sekira 150 orang turun dari Ilekma menuju Wouma dengan membawa alat-alat perang tradisional berupa panah, kapak, parang, dan tombak.
Setelah sampai di Wouma, masyarakat Lanny Jaya merespons serangan tersebut dengan jumlah kekuatan sekitar berjumlah 300 orang hingga akhirnya terjadi saling serang.
The Indonesian Post
.




