BERDAMAI DITENGAH PANDEMI COVID-19 Oleh : Dwi Santoso, S.Pd.

BERDAMAI DITENGAH PANDEMI COVID-19 Oleh : Dwi Santoso, S.Pd.

Dunia hingga saat ini sedang dilanda musibah wabah penyakit yang sangat dahsyat, dimana semua kalangan merasakan dampak total tanpa pandang bulu. Sudah tidak asing lagi Coronavirus Disease 2019 atau sering disebut Covid-19 dimana virus ini mewabah hampir keseluruh belahan dunia. Lalu bagaimana cara kita menyikapi musibah ini?

Dalam islam sebagai hamba yang beriman sudah diatur dengan rapi tentang tata cara hidup yang bersih dan sehat, karena ini merupakan pola yang sangat baik yang mestinya terus menerus kita budayakan dan sedikitpun tidak akan rugi bagi siapapun yang melakukannya. Disamping itu pola hidup bersih dan sehat menjadi salah satu syarat dalam kesempuraan ibadah umat islam khususnya.

Untuk menghadapi virus corona ini agar dapat berdamai dan terhindar dari serangannya selama masa pandemi ini, penulis sampaikan langkah-langkah yang efektif dan besar manfaatnya bagi kita yaitu;

1. Hidup bersih dan sehat.

Sudah dibahas sedikit diawal pola hidup bersih dan sehat merupakan langkah awal dalam melawan pandemi ini. Disamping itu selain akan bisa membantu melawan virus, kita juga akan menjadi lebih baik lagi khususnya dalam segi kesehatan. Diantara upaya kita adalah dengan giat berolahraga secara rutin, makan bergizi yang seimbang dan istirahat yang cukup.

2. Gunakan masker

Seperti yang kita ketahui pandemi ini akan menyerang saluran pernafasan, maka dari itu dengan menggunakan masker menjadi salah satu antisipasi paling gampang dalam melawan penyebaran virus ini, dikarenakan banyaknya OTG (orang tanpa gejala). Setidaknya dengan menggunakan masker akan menahan virus menyebar dari OTG ke orang lain hingga 75%, demikian menurut WHO (World Health Organization)

3. Muhasabah diri

Ketika membahas suatu musibah sebagai umat muslim hendaknya merujuk pada firman Allah SWT Surat Asy Syura ayat 30;

مَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura 42:30)

Selalu ada hikmah dalam setiap kejadian yang menimpa, maka islam mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa bersyukur dalam keadaan apa pun, sekalipun dimasa sulit seperti pandemic ini. Dalam ayat tersebut dijelaskan musibah yang datang karena ulah tangan kita sendiri, maka dari itu alangkah baiknya kita kembali kepada-Nya dengan menjadi manusia yang lebih baik lagi, memperbaiki ibadah kualitas kita, senantiasa menjalankan amalan-amalan baik yang sudah digariskan oleh islam baik yang bersifat wajib maupun sunnah.

4. Bersedekah.

Firman Allah SWT :

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ ۖ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ ۚ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا ۚ سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan”. (QS Ath Thalaq 65:7)

Musibah pandemi ini adalah masa sulit untuk kita semua, tapi di sini Allah menjanjikan kelapangan sesudah kesempitan. Sedekah itu ajaib, tentunya dengan menyandarkan niat sedekah kita hanya mengharap keridhoan Allah semata, bukan karena sesuatu yang sifatnya fana.

Bila kita mempelajari ajaran Islam, kita akan mendapatkan bayak sekali manfaat sedekah yaitu:

a. Menyucikan diri
b. Pahala berlipat ganda
c. Terhindar dari marabahaya
d. Memberi ketenangan hati
e. Sebagai jaminan hari akhir
f. Terbebas dari siksa kubur
g. Menyembuhkan sakit
h. Menambah umur
i. Meninggal dengan tenang
j. Mendapatkan limpahan berkah

Demikian artikel sederhana yang dapat penulis buat, semoga membawa manfaat yang besar bagi diri penulis dan para pembaca media SinarLIMA tercinta. Aamiin.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA