الذين اذا اصابتهم مصيبة قالوا انا لله وانا اليه راجعون
Satu demi satu para pejuang, jamaah dan keluarga besar Pondok Pesantren NW Jakarta menghadap kepada Allah Sang Penguasa Alam Semesta. Dibulan Oktober ini berturut-turut mushibah itu datang dan tidak terduga sama sekali. Dimulai dari meninggalnya salah seorang pejuang Pondok Pesantren NW Jakarta yaitu Ust. Hamzani Hz, SQ pada tanggal 7 Oktober. Kemudian minggu berikutnya tanggal 14 Oktober salah seorang pecinta, donator dan jamaah NW Jakarta Ibu Hj. Nanik Sumaryani juga dipanggil menghadap kepada Allah. Kemarin tanggal 29 Oktober Inak M. Yusi, ibunda dari teman seperjuangan kita Ust. M. Sarbini Khair, S.Ag juga dipanggil menghadap kepada Allah untuk selamanya.
Wahai teman seperjuangan kami Ust. M. Sarbini Khair, S.Ag, bersabarlah atas mushibah ini, kuatkan iman, ikhlaskan diri dan serahkan semua ini kepada Allah ‘Azza Wajalla sang pemilik kehidupan dan kematian. Inilah yang namanya hidup didunia senantiasa silih berganti tiada henti. Ada siang ada malam, ada susah ada senang, ada gembira ada bencana, ada hidup ada mati. Begitulah seterusnya.
Kitapun pasti mengalami hal yang sama suatu saat nanti cepat atau lambat, sehat atau sakit, rela atau terpaksa, akan mengalami yang namanya kematian. Semoga akhir kematian kita nanti berujung dengan husnul khatimah, diampuni semua dosa dan Allah tempatkan kita disurga-Nya yang indah bersama seluruh keluarga, guru, teman dan jamaah tanpa kecuali.
Akhirnya atas nama pimpinan redaksi dan crew media Sinar5News.com mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga ibundanya Ust. M. Sarbini Khair, S.Ag yang telah dipanggil menghadap kepada Allah diampuni seluruh dosa-dosanya, diterima semua amal shalihnya, kuburnya menjadi taman diantara taman surga dan kelak Allah tempatkan ditempat yang mulia dan indah di surga Firdaus Bersama baginda Rasulullah shallahllu ‘alaihi wasallam. Aamiin. (S5N, Amr)
Bekasi, 1 Rabiul Awwal 1441 H/30 Oktober 2019 M




