
Polsek Cakung dalam hal ini Bimaspol Penggilingan sangat berterima kasih dan mengapresiasi SMA Nahdlatul Wathan Jakarta dalam membantu pihak kepolisian mengatasi berbagai persoalan remaja terutama siswa dan siswinya untuk tidak terlibat dalam penggunaan obat terlarang dan Tauran di Jakarta.
” Saya atas nama Bimaspol Cakung Penggilingan sangat berterima kasih kepada SMA Nahdlatul Wathan yang sampai dengan saat ini tidak memiliki catatan buruk dan kriminal di wilayah Cakung” ungkap Sardjono.
Lebih jauh Sardjono mengatakan bahwa SMA Nahdlatul Jakarta seharusnya menjadi refrensi pembelajaran bagi sekolah lain di Jakarta dalam hal menangkal kriminalitas khususnya di tingkat pelajar SMA.
Sosialisasi terhadap dampak negatif penggunaan obat terlarang seperti narkoba, sabu dan sejenisnya harus menjadi agenda penting di setiap lembaga pendidikan agar para siswa dan siswi dapat mengetahui dampak sosial yang di timbulkan oleh barang haram tersebut.
Kepala SMA Nahdlatul Wathan Jakarta Yuli Sofiati,M.Pd sangat merespons sosialisasi yang dilakukan oleh pihak aparat terutama Bimaspol Cakung Kelurahan Penggilingan. ‘Kami berharap kegiatan seperti ini terus bisa di sinergikan antara sekolah dan pihak kepolisian untuk menyelamatkan generasi muda kita kedepan” ungkap Yuli.
Dalam catatan kepolisian terutama Bimaspol penggilingan, SMA Nahdlatul Wathan Jakarta Bebas dari catatan kriminalitas khususnya penggunaan narkoba dan tawuran. (S5N)



