Sinar5news.com – Jakarta – Kasus penyebaran virus covid-19 yang terjadi di Indonesia kini kembali mengalami peningkatan yang sangat drastis di hari Rabu (10 Juni 2020) sebanyak 1.241 setelah dihari sebelumnya pada selasa sebanyak 1.043 jiwa
Hal itu disampaikan langsung oleh Juru bicara pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta.
“Kasus positif (Covid-19) yang kami konfirmasi sebanyak 1.241, sehingga totalnya 34.316,” ujar Yurianto.
Dalam penyampaiannya ia mengungkapkan bahwa hari ini terjadi kembali penambahan yang sangat signifikan setelah sebelumnya juga sempat terjadi pada angka yang sama tingginya yakni mencapai angka 900 lebih jiwa diminggu minggu lalu.
Menurut data yang diambil pemerintah, Achmad Yurianto Menurut Yurianto, penambahan kasus baru tersebar di berbagai provinsi. Dalam periode kali ini, jumlah penambahan terbesar tercatat ada di Jawa Timur dengan 273 pasien baru.
Kemudian, di DKI Jakarta tercatat ada 157 kasus baru dan Jawa Tengah dengan penambahan 139 kasus baru.
Dari penambahan kasus ini yang terjadi pada setiap harinya merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan kembali kepada diri kita masing-masing untuk menjaga kesehatan dan mematuhi aturan yang diberikan pemerintah guna menekan angka penyebaran virus covid-19 ini.
Sedangkan untuk kasus sembuh Sejauh ini pemerintah mengumumkan penambahan pasien sembuh sebanyak 715, total ada 12.129 orang dinyatakan sembuh setelah sebelumnya dinyatakan menderita virus corona
Pernyataan pasien yang sembuh tersebut setelah menjalani dua kali pemeriksaan berdasarkan metode polymerase chain reaction (PCR), dan hasilnya memperlihatkan negatif virus corona.
Namun masih terdapat kabar duka menyelimuti dengan bertambahnya pasien yang tutup usia. untuk pasien yang meninggal dunia bertambah 36 orang hingga sore ini total menjadi 1.959 orang.
Perlu diketahui bahwa kasus ini tertatat sudah tersebar ke 34 Provinsi di Indonesia. Secara rinci sebanyak 424 Kabupaten dinyatakan Positif covid-19.
Tercatat sebanyak 43.945 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan sebanyak 14.242 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).




