Saat bulan Ramadhan menjelang akhir, fenomena malas beribadah seringkali mulai muncul. Padahal, beribadah di malam terakhir Ramadhan memiliki banyak keutamaan.
Hampir semua tempat ibadah umat Islam seperti Masjid, Musholla, dan surau terlihat mengalami kemunduran jumlah jamaah Shalat tarawih, baik itu di desa ataupun di kotanya nyaris memiliki kesamaan fenomena.
Mungkinkah semua itu adalah konsekuensi dari sesuatu yang memiliki nilai yang tinggi, maka memperolehnya lebih sulit dan lebih berat ?. Ataukah phenomena malas merupakan ujian yang sengaja Allah taruh sebagai batu loncatan untuk memperoleh keutamaan yang sangat besar diakhir – akhir bulan Ramadhan?.
Dalam tulisan yang sangat sederhana ini, kita akan mengulas tentang malas ibadah di akhir Ramadhan dan bagaimana cara mengatasinya.
Saat bulan Ramadhan sudah hampir berakhir, seringkali kita merasa malas untuk beribadah. Padahal, di malam terakhir Ramadhan, banyak keutamaan yang akan kita dapatkan jika kita beribadah dengan sungguh-sungguh. Lalu, apa penyebab dari fenomena malas ibadah di akhir Ramadhan?
Penyebab dari fenomena ini bisa bermacam-macam. Beberapa penyebab antara lain adalah sebagai berikut:
1. Lelah akibat lamanya menjalankan ibadah puasa. Lamanya berpuasa akan mendatangkan kejenuhan karena monoton dalam satu keadaan. Berhari-hari tidak makan disiang harinya juga bisa menyebabkan rasa lemah dan lesu yang berujung kepada munculnya kejenuhan dan kemalasan. Selengkapnya baca disini 👇
BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 180
Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536 Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHAIDI





