Mengawali tahun baru 2025 dengan rasa syukur kepada Allah adalah langkah yang tepat untuk memperkuat iman dan meraih ketenangan batin. Tahun baru sering kali menjadi momen refleksi, di mana kita mengenang perjalanan hidup di tahun sebelumnya dan merencanakan hal-hal yang lebih baik ke depan. Dalam Islam, syukur memiliki kedudukan istimewa. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an :
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ (سورة ابراهيم الآية : ٧)
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7).
Ayat ini menegaskan bahwa syukur tidak hanya membawa lebih banyak nikmat, tetapi juga mempererat hubungan kita dengan Sang Pencipta. Dengan bersyukur, kita diajak untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang positif, sehingga hati menjadi lebih lapang dan hidup terasa lebih bermakna.
Bersyukur dapat dimulai dengan merenungkan berbagai nikmat yang telah Allah berikan sepanjang tahun lalu. Baik itu nikmat kesehatan, keluarga yang mendukung, rezeki yang cukup, atau pengalaman hidup yang mengajarkan banyak hal. Bahkan, hal-hal sederhana seperti udara segar, sinar matahari, dan kemampuan untuk tersenyum adalah nikmat yang sering kali terlewatkan dari perhatian kita.
Bersyukur kepada Allah yang sampai saat ini telah memanjangkan umur kita sehingga masih bisa menghirup udara segar di tahun baru 2025 ini, juga merupakan hal penting yang harus dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan nikmat pemberian Allah.
Selain itu, doa adalah kunci utama untuk memulai tahun baru dengan baik. Melalui doa, kita tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih kepada Allah, tetapi juga menguatkan harapan dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bermakna dan lebih bermanfaat. Selengkapnya baca disini 👇
Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 219
Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536 Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHAIDI





