Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 84 || edisi Syawal 1443 H

Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 84 || edisi Syawal 1443 H

WASPADA TERHADAP BUDAYA BARAT YANG SUDAH MULAI MENJAMUR

Pada masa ini, hampir sebagian besar sektor perekonomian dikuasai oleh orang Yahudi dan Nasrani. Apalagi berbicara tentang teknologi, sudah maklum dikalangan umum, merekalah yang memobilisasinya. Ini menunjukkan, bahwa mereka akan dengan mudah mempengaruhi dan memobilisasi dunia dengan gaya hidup yang mereka inginkan.

Dengan teknologi yang mereka kuasai bisa dijadikan sebagai alat untuk merealisasikan cita-cita yang mereka inginkan. Mereka bisa menjadi model dunia yang akan mempengaruhi pemikiran dan gaya hidup seseorang. Dengan mudahnya mereka akan menaruh beberapa model aplikasi yang sesuai dengan pemikiran dan keinginan mereka dengan mengesampingkan sisi moralnya. Berapa banyak model aplikasi dan situs yang sangat membahayakan para remaja dan pemuda melalui teknologi yang telah mereka buat, walaupun disisi lain sangat bermanfaat dan membantu dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui teknologi yang mereka buat, mereka memperkenalkan dan mencontohkan budaya mereka yang sangat bertentangan dengan nilai Islam. Misalnya berpakaian dengan model yang tidak wajar dan mengumbar aurat. Bahkan yang lebih berbahaya lagi adalah adegan ciuman dan berhubungan badan yang disajikan secara pulgar.

Bagi mereka yang tidak mengindahkan aturan agama, memperlihatkan buah dada, pelukan dan ciuman ditempat terbuka adalah hal biasa. Namun dalam pandangan agama, itu adalah perilaku yang sangat terlarang dan bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Adapun diantara budaya berbahaya yang sudah mulai menjamur ditengah kalangan kaum muslimin adalah budaya berikut : …. Selengkapnya baca disini 👇

BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 84

Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536- Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHAIDI

Pemuda NWDI DKI Jakarta
Pemuda NWDI DKI Jakarta

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA