Seimbang dalam memandang dan menilai ketentuan Allah terhadap apa yang terjadi di muka bumi adalah salah satu langkah yang sangat baik untuk menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan pencipta alam semesta Allah SWT.
Diantara hal yang harus seimbang dalam menilainya adalah ketentuan Allah dalam hal kebaikan dan keburukan, keduanya adalah termasuk bagian dari taqdir Allah SWT.
Pada umumnya, kebanyakan manusia rata – rata menginginkan dirinya selalu dalam kebaikan. Berlindung dari Allah atas segala keburukan yang menimpanya. Maka kebanyakan doa yang dipanjatkan adalah bagaimana supaya selalu dalam kebaikan dan terhindar dari musibah. Keadaan seperti ini adalah hal yang sangat wajar, karena kebaikan itu menampakkan luar dan dalamnya dalam wujud baik. Berbeda halnya dengan musibah yang luarnya nampak buruk dan dalamnya tersimpan kebaikan bagi orang yang sabar menerimanya. Orang yang sabar menerima musibah laksana orang yang sabar menggosok karat… Selengkapnya baca di BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 99
Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536- Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHAIDI.





