Sinar5news.com –Selong – Bupati Lombok Timur NTB, H. M. Sukiman Azmy membuka secara resmi Penataran Imam Masjid dan Guru Ngaji Se Kabupaten Lombok Timur. Acara digelar selama 2 hari ini, dimulai dari tanggal 26 s/d 27 Oktober 2019 di Masjid Aging Al-Mujahidin Selong Lombok Timur. sebagai penyelenggara Yayasan Tahfizh Darussomad Pondok Pesantren Baitil Qurro’ Wal Hafizh Desa Kerongkong. dengan tema ” Menuju Imam Sholat yang Berkwalitas “.

Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata,Dr.M.Mugni, Kepala BKPSDM, Guru Besar Tajwid dan Qur’at PTQ Jakarta Pembina Imam Masjid Se Indonesia, dan Para Imam dan Guru ngaji Se-Kabupaten Lombok Timur..
Pada kesempatan tersebut Bupati H.M. Sukiman Azmy menyampaikan, terima kasih dan penghargaan yang se-tinggi-tingginya kepada Pengurus Yayasan Tahfizh Darussomad Pondok Pesantren Baitil Qurro’ Wal Hafizh Desa Keongkong. atas diselengarakanya kegiatan ini tanpa melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda).
Ikhtiar ini ungkapnya perlu diapresiasi untuk itu, kedepan pemda Lombok Timur akan memperhatikan serta menganggarkan kegiatan ini, minimal sekali setahun sebagai motivasi dan perbaikan para Imam Masjid di Kabupaten Lombok Timur, kegiatan ini penting dan akan terus ditkngkatkan ungkapnya.
Bupati Sukiman juga menyampaikan terima kasih kepada Frof. Dr K.H. Muhsin Salim M.A. yang menyempatkan dirinya hadir ditengah-tengah para Imam dan Guru Ngaji se Kabupaten Lombok Timur. harapanya kepada seluruh peserta penataran untuk tekun dan khusuk mendengarkan apa yang disampaikan sebagai perbaikan dan refrensi para imam ungkapnya.
“Kegiatan seperti ini sangatlah penting, Masjid di Lombok Timur menurut data terhir berjumlah 1.643 masjid, namun ketika diminta data ini belum jelas,”. ungkanya Sukiman.
Ia mengasumsikan dari 254 desa dan Kelurahan di Lombok Timur, jika 1 desa ada 10 masjid, maka di Kabupaten Lombok Timur terdapat 2.540 masjid. jika saat ini dihadirkan 1000 orang, maka masih ada setengahnya belum dihadirkan, kedepan ungkap Sukiman akan membagi kegiatann ini menjadi 3 zone diantaranya zone tengah, zone utara dan zone selatan dan memerintahkan kepada Bagian Kesra Sekretariat Daerah untuk menganggarkannya pada tahun 2020 mendatang, minimal di 3 zone tersebut haris dianggarkan tegasnya.
“Tahun ini Pemda Lombok Timur akan menberangkatkan 50 orang untuk umroh dari berbagai unsur sebagai bentuk apresiasi Pemda terhadap keberhasilan tugas dan tangungjawabnya. Dan mulai tahun 2020 nati, Pemda juga berencana memberangkatkan 21 orang Imam Masjid dan Guru Ngaji yang berprestasi selama 4 tahun berturut-turut, terutama dalam upaya memberikan kehusyu’an kepada jamaah dalam melaksanaan ibadah sholat,” Paparnya.
Sementara itu ketua panitia penyelnggara Ustaz H. Muhibban AL-Hafiz menyampaiakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari 2 kali penyelanggaraan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu di Pondok Pesantren Baitil Qurro’ Wal Hafizh.
Peserta penataran berasal dari Imam Masjid yang ada di Lombok Timur dengan jumlah peserta sebanyak 1.000 orang lebih. Dengan tujuan untuk meningkatkan kwalitas bacaan Al-Qur’an sebagai imam masjid sekaligus yang ditokohkan.(Bul)




