Desa Kembang Kuning, Inovator Pariwisata Berbasis Online. Wakili NTB Dalam Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional.

Desa Kembang Kuning, Inovator Pariwisata Berbasis Online. Wakili NTB Dalam Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional.


Satunusa.co – Sikur – Camat Sikur Drs. Saleh, MM. mengatakan Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur yang akan mewakili NTB dalam lomba Desa Wisata Tingkat Nasional terus melakukan persiapan dan pembenahan terutama yang menyangkut kebersihan lingkungan dan lainnya.

Camat Sikur Drs M Saleh MM
Camat Sikur Drs M Saleh MM

Ia juga menambahkan terpilihnya Desa kembang kuning sebagai wakil Nusa Tenggara Barat untuk lomba Desa Wisata tingkat nasional karena Desa kembang kuning menerapkan pelayanan wisata berbasis online.

“Desa Kembang Kuning memang merupakan salah satu Desa Wisata yang ada diwilayah kita. Dan memang Desa wisata Kembang Kuning memiliki inovasi periwisata yang berbasis online. Jadi jumlah tamu yang menginap di homestay bahkan sampai menu masakan yang dipesan oleh tamu atau turis yang menginap disana bisa dimonitor lewat jaringan online yang dimiliki oleh desa tersebut”. Paparnya.
Ia menambahkan keberadaan tamu yang menginap dihomestay yang ada di Desa Kembang kuning tetap terpantau atau termonitor lewat jaringan online yang dimiliki oleh Pemerintahan Desa, dan keluar masuknya tamu pihak hotel atau homestay bekerjasama denga Badan Usaha Miliki Desa(BUMDes).


“Jadi pengelolaan Pariwisata di Desa Kembang Kuning bekerja sama dengan pemerintahan desa setempat. Sehingga keberadaan tamu sangat dilindungi oleh desa. Tapi kalau ada hotel atau homestay yang tidak ikuti aturan desa terutama bekerja sama dengan BUMDes, maka keberadaan tamunya tidak bisa dipertanggungjawabkan”. Ungkapnya.
M.Saleh juga menambahkan penerapan wisata berbasis online memang sangat membantu pelaku pariwisata di Desa kembang kuning. Karena akan banyak sekali biaya promosi yang bisa mereka hemat.
“Pelaku wisata di Desa Kembang Kuning semuanya memakai sistim online, sehingga perkembangan pariwisata daerah tersebut dapat dimonitor oleh siapapun dan dimanapun baik didalam maupun diluar negeri. Sehingga sebenarnya pelaku pariwisata disana dapat menghemat banyak biaya seperti baya promosi. Mereka tidak perlu lagi bikin brosur,pamplet dan lain sebagainya. Karena keindahan obyek wisata yang ada disana sudah di share didunia maya”. Ungkapnya.
Desa Kembang Kuning mencoba mengubah mainsite Desanya menjadi pengelolaan Desa dengan pola Perusahaan, dalam arti pengembangan Desa berujung kepada bagaimana program desa itu menguntungkan bagi Desa dan bagi masyarakat setempat.
Sementara itu pada kesempatan lain Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy dalam rapat koordinasi dengan pimpinan OPD terkait memerintahkan kepada semua pimpinan OPD untuk membantu Desa Kembang Kuning dalam menghadapi Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional yang akan dinilai tanggal 23 – 26 oktober 2019 mendatang.
“Karena kalau Desa Kembang Kuning berhasil menjadi juara maka bukan hanya akan mengangkat nama Kembang kuning saja tetapi juga akan mengangkat nama kabupaten Lombok Timur dan NTB secara keseluruhan”. Terang Bupati.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA