Acara di hadiri oleh : pengurus DPP dan beberapa OKP dan LSM serta unsur pemuda lainnya. Bertindak selaku pembicara all : Yudi Latif, Phd. Selaku Tokoh cendikia Kebangsaan yang bukunya tentang Pancasila sangat banyak beredar dan menjadi best seller. La Ode Umar Bonte selaku ketua umum KNPI. Eva K.Sundari,M.Si Selaku Direktur Sarinah Institut. Prof.Dr.Kari Lestari,S.Si. M.Si,Appt. Selaku Direktur In Jabar UNPAD.
Dalam orasi pemaparannya Guru Bangsa Yudi Latif, ” saat ini moral Pancasila sudah tidak lagi dijadikan bahan pijakan sudah banyak yang rusak moralnya, generasi muda ini akan dibawa kemana. Dengan agenda globalisasi dan revitalisasi semua kehilangan arah dan pegangan. Anak bangsa akan dibawa kemana tidak memiliki roal model yang jelas”. Ungkapnya.
lanjut beliau; “Pancasila hanya jadi bahan diskusi selogan tapi para pemangku kebijakan tidak memberikan surintauladan. Pancasila hanya dijadikan sekedar ritual dengan konsep – konsep yang hanya berhenti di menara gading. Semestinya Pancasila ini harus bisa operasi ke depan. Kita harus sudah selesai memperbincangkan apa itu Pancasila dan harus bisa mengamalkan Pancasila.”ujar Yudi Latif.
Lebih lanjut beliau sampaikan; ” Pancasila itu harus sungguh-sungguh menjadi efektif, sakti tidak hanya diperingati pada hari kelahirannya saja tapi harus bisa diamalkan secara murni dan konsekwen. Pancasila harus efektif mewarnai kebijakan pembangunan, politik, ekonomi dan juga pendidikan. Jangan lagi masyarakat bicara historis tentang Pancasila, sedangkan makna dan arti Pancasila saja tidak memahami.” Jelasnya
Acara diskusi dibuka tepat pukul 10.00. sampai 13.00 wib. Semua peserta sangat puas dengan pemaparan para panelis terlebih Yudi Latief yang merupakan pakar Pancasila dan guru bangsa. Tokoh cendikia panutan generasi muda.
Acara berjalan lancar sangat hidmat penuh dengan nilai nilai kebangsaan semua peserta sangat puas. (red )














