
Menurut KH.Haitami M.Nuh, acara seperti ini harus terus dilestarikan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, sebagimana pesan hijrah menguatkan kaum muhajirin dan anshor. ” Saat ini, Darul Aitam sudah meresmikan markaz induknya di Anyer bernama Ponpes Darul Haitam, kita sudah memiliki 20 cabang di jabodetabek, bahkan sudah sampai ke daerah Bangka, karawang dan terus akan menyusul daerah lain di Nusantara ini”. Ungkap KH.Haitami M.Nuh.
” Disini sudah kita gagas sebagai kampung santri kita harapkan nanti disetiap rumah memiliki penghafal – penghafal Al-quran. Mangkanya, kita harus sepakati setiap malam mulai magrib sampai isya harus kita matikan TV dan HP, kita ganti dengan Al quran. Sepakat!.” Ujarnya disambut semua jamaah yang hadir.
” Jamaah harus maklum dulu kejayaan Islam sempat menguasai belahan bumi ini sepanjang 700 thn kemudian tenggelam kembali selama 700 thn dan sekarang kembali bangkit setelah menghilang, dan sekarang memasuki tahun 14.000 tahun lebih satu kejayaan Islam diramalkan kembali melalui Nusantara negri kita tercinta, sehingga kita saksikan dan rasakan pertumbuhan pondok pesantren pesat dimana mana dan rumah mengaji serta menghafal quran tumbuh di semua wilayah. Ini adalah tanda kebangkitan kembali. Ayo berlomba dalam kebaikan, anak anakku semua belajar rutinkan sholat lima waktu pada awal waktu, begitu juga dengan semua jamaah yg hadir. Mari semua bangkit bergerak bersama saling menjaga kelurga kita semua dari siksa api neraka.” Demikian arahan beliau
Acara diakhiri dengan pembagian santunan dan foto bersama.(smy)




