Sinar5news.Com – Lombok Timur – Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB di Kabupaten Lotim H.Mashun,M.Pd mengatakan Penerimaan Peserta Didik Baru(PPDB) untuk Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan Surat Edaran dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB yang berisi tentang pengaturan pelaksanaan penerimaan PDDB dimasing-masing tingkatan dan jenjang pendidikan yang ada.
“Untuk SMK,SLB menggunakan bebas zonasi, artinya tidak ditentukan lintas zonasi, yang penting di SMK itu, kuncinya adalah coornya atau focus pelajaran yang dilaksanakan dimasing-masing SMK, contohnya.di SMKN 2 Selong disini fokusnya adalah bisnis dan managemen, atau perkantoran,”ungkap H.Mashun. Kamis (03/06/2021)
Ditambahkannya, untuk SMKN 1 Selong itu focus pada Teknologi Rekayasa, SMKN Pringgabaya Fokus pendidikannya pada teknologi Industri, jadi masing-masing SMK itu punya coor tersendiri. Sehingga para pedaftar atau calon siswa bebas mengambil SMK mana yang sesuai dengan minat atau keinginannya,tanpa dibatasi oleh zonasi.
“Kalau pendaftar itu berminat di Teknologi Rekayasanya,dia harus masuk di SMKN 1 Selong, meskipun siswa itu berasal dari Pringgabaya misalnya. Apakah dia berminat di Teknologi Industrinya maka siswa mendaftar di SMKN Pringgabaya, siswa dari Selong boleh mendaftar disana, Mau mengambil Bisnis dan Managemen harus masuk di SMKN 2 Selong, Atau agro bisnisnya di SMKN 1 Sakra, Teknik Jaringan Computer di SMKN 1 Masbagik, artinya murid boleh memilih bebas tanpa melihat zonasinya,”bebernya.
H.Mashun juga menambahkan sesuai Surat Edaran Kadis Dikbud Provinsi NTB, Pendaftaran Peserta Didik Baru, dimulai dari tanggal 2 hingga 9 Juni 2021, pendaftaran selama 8 hari itu disebut sebagai Prapendaftaran artinya pada tanggal itu, Pedaftar menggunakan rentang waktu itu, untuk mengambil blangko surat pernyataan bebas narkoba, bebas dari tattoo, bebas dari anting dan lainnya.
Setelar formulir itu diisi, Peserta Didik Baru, melanjutkan pendaftaran boleh dengan online atau offline. Untuk pendaftaran online siswa boleh dibantu oleh pihak sekolah secara kolektif dari sekolahnya masing-masing atau datang secara langsung untuk mendaftar ke SMKN atau SMAN yang diminati.
Menurut Mashun dari hasil monitoringnya pada 36 SMA/SMK yang ada di Lotim, diketahui PDB sudah mulai berdatangan. Para siswa itu datang untuk mengambil belangko pernyataan bebas Narkoba,Tattoo dan Bebas Anting. Meskipun SMP belum melakukan pengumuman kelulusan.
“Meskipun pengumuman kelulusan SMP pada tanggal 5 Juni 2021, tetapi dari hasil pantauan kami, sudah banyak anak-anak SMP dan sederajat yang datang untuk mengambil blangko pendaftaran di SMK maupun SMA yang ada di Lombok Timur ini,”katanya.
Sedangkan untuk PPDB(Penerimaan Peserta Didik Baru) di SMAN masih memakai sistim Zonasi, artinya pembagian wilayah penerimaan siswa dimasing-masing sekolah, supaya siswa itu tidak menumpuk untuk mengejar satu sekolah yang mereka anggap sekolah paporit.
“Dalam PPDB ditingkat SMA masih menggunakan sistim zonasi, sehinggaa penerimaan siswa menggunakan sistim prosentasi. Dengan sistim Zonasi, Prestasi, Afirmasi dan Tahfiz Al Quran atau membaca kitab-kitab suci.dengan persentasi 5% untuk siswa yang masuk lewat prestasi, 5% lewat Tahfiz, 55% dari Zonasi dan 35% dari Afirmasi,”tutupnya.(Bul)



