عنْ أبي سُفْيانَ صَخْرِ بْنِ حَربٍ . رضيَ اللَّه عنه . في حديثِه الطَّويلِ في قِصَّةِ هِرقْلُ ، قَالَ هِرقْلُ : فَماذَا يَأْمُرُكُمْ يعْني النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ أَبُو سُفْيَانَ: قُلْتُ : يقول « اعْبُدُوا اللَّهَ وَحْدَهُ لا تُشرِكُوا بِهِ شَيْئاً ، واتْرُكُوا ما يَقُولُ آباؤُكُمْ ، ويَأْمُرنَا بالصَّلاةِ والصِّدقِ ، والْعفَافِ ، والصِّلَةِ » . متفقٌ عليه.
Dari Sayyidina Abu Sufyan bin Shakhr bin Harb رضي اللَّهُ عنه dalam Hadisnya yang panjang dalam menguraikan cerita Raja Heracles. Heracles berkata: “Maka apakah yang diperintah olehnya?” Yang dimaksud ialah oleh Nabi صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم Abu Sufyan berkata: “Saya lalu menjawab: “Ia berkata: “Sembahlah akan Allah yang Maha Esa, jangan menyekutukan sesuatu denganNya dan tinggalkanlah apa-apa yang dikatakan oleh nenek-moyangmu semua.” Ia juga menyuruh supaya kita semua melakukan shalat, bersikap benar, menahan diri dari keharaman serta mempererat kekeluargaan.”
Doa hari ini
خَبَأْتُ نَفْسِى فِي خَزَائِنِ بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ أَقْفَالُهَا ثِقَتِى بِالله, مَفَاتِيْحُهَا لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله أُدَافِعُ بِكَ اللَّهُمَّ عَنْ نَفْسِى مَا أُطِيْقُ وَمَا لاَ أُطِيْقُ لاَ طَاقَةَ لِمَخْلُوْقٍ مَعَ قُدْرَةِ الْخَالِقِ,
“Aku sembunyikan diriku dalam perbendaharaan kalimat ‘Bismillahirrahmaanirrahiim’, gembok-gemboknya adalah keyakinanku kepada Allah, kunci-kuncinya adalah kalimat ‘ LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH. Aku pertahankan diriku dengan memohon perlindungan-Mu, ya Allah atas apa yang aku mampu dan yang aku tidak mampu. Tidak ada kemampuan bagi seorang makhluk dari pada dengan kekuasaan Allah.”
Kutipan dari kitab SYAWARIQUL ANWAR Karangan Almagfur lahu ABUYA ASSAYYID MUHAMMAD ALAWI ALMALIKI ALHASANI
Hai’ah ASH-SHOFWAH AL-MALIKIYYAH
Himpunan Alumni Abuya Almaliki
081938577305



