Harga Jagung di Dompu Saat Ini diatas Rp 4.000 per Kg

Harga Jagung di Dompu Saat Ini diatas Rp 4.000 per Kg

DOMPU, NTB – Saat ini harga jagung di Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat, berada diatas Rp. 4.000 lebih per-gk. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu, Ilham,SP kepada Wartawan Saat memantau Perkembangan Pertumbuhan Tanaman Jagung di Kecamatan Manggelewa, Pasca diserang oleh hama ulat grayat minggu lalu. Sabtu (22/2/2020).

Kata ilham untuk harga jagung saat ini masih lumayan tinggi. Yakni diatas Rp. 4.000/kg.

‘’Semoga harga ini tetap bertahan dan bisa naik lagi nantinya’’ Tuturnya.

Untuk perkembangan tanaman jagung sendiri yang sebelumnya diserang oleh hama ulat grayat. Ilham mengatakan perkembangannya sudah cukup baik.

Dari hasil Pantauan Kami beberapa hari ini, Perkembangan Jagung yang ada di Kecamatan Manggelewa hari ini, Alhamdulillah semua sudah berkembang dengan baik. Jelasnya.

Lebih lanjut Ilham mengatakan konsentrasi kita Kedepan adalah persiapan Calon Penerima dan Calon lahan (CPCL) untuk Musim Kering Pertama (MK 1 ).

Karena Permintaan Petani biasanya Bervariasi, ada yang minta Jagung, Kacang Hijau, Kacang Kedelai, Bawang dan jenis Tanaman lainya yang harus segera kami Persiapkan di Dinas. Tutupnya.

Sebelumnya, hama ulat grayak yang menyerang tanaman jagung petani di Dompu beberapa minggu yang lalu cukup menghawatirkan Petani.

133 Ha tanaman jagung milik petani di Dompu diserang oleh hama ulat grayak, 6 Ha diserang hama keong emas.

Untuk Megantisipasi meluasnya serangan hama organisme pengganggu tanaman (OPT), tersebut Pemerintah Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, telah merekomendasikan petani untuk menggunakan pestisida insektisida.

Beberapa daerah pertanian yang terkena dampak hama ulat grayat di dompu yakni di Kecamatan Manggelewa seluas 45 ha, Kecamatan Pekat 19 ha, Kecamatan Huu 18 ha, Kecamatan Kilo 14 ha, Kecamatan Woja 8 ha, Kecamatan Kempo 8 ha, Kecamatan Dompu 6 ha, dan Kecamatan Pajo 6 ha (*)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA