Jamaah membludak mendatangi Masjid HAMZANWADI untuk melaksanakan shalat Isya’ dan tarawih pada malam pertama Ramadhan tahun 1443 H.
Terlihat jamaah dari bapak – bapak, ibu – ibu beserta anaknya berbondong – bondong mendatangi Masjid HAMZANWADI Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta. Kelihatannya sebagian jamaah yang datang belakangan agak kerepotan mencari tempat duduk yang kosong.
Lantai satu penuh dengan jamaah, begitu juga lantai dua, bahkan gedung SMA pun dijadikan sebagai tempat pelaksanaan Shalat tarawih, karena banyaknya jamaah yang hadir di Masjid HAMZANWADI.
Nampaknya bludakan jamaah yang hadir dipicu oleh rasa haus dan kangen terhadap Shalat tarawih, setelah dua tahun yang lalu pelaksanaannya masih dibatasi pemerintah.
Setelah jelas tahun ini ibadah shalat tarawih dilonggarkan pelaksanaannya oleh pemerintah, maka Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta kembali kepada pelaksanaan tarawih 20 (dua puluh) rakaat setelah dua tahun yang lalu menggunakan 8 (delapan) rakaat.
Akankah beludakan jamaah shalat tarawih ini akan terus ramai seperti tadi malam sampai akhir malam Ramadhan?. Mudahan saja tadi malam adalah malam pembuka tarawih yang sangat baik, sehingga terus ramai menghadiri shalat tarawih di Masjid HAMZANWADI sampai hari berikutnya.

Memang, pada tahun-tahun yang lalu selalu ramai pada awal Ramadhan saja. Selanjutnya shaf shalat semakin maju ke depan. Tadinya sampai emperan, ujung-ujungnya jamaah shalat tarawih shafnya sampai mendekati imam.
Semua kebiasaan yang tidak baik tadi sudah berlalu. Allah kembali memberikan kita kesempatan untuk bisa berpuasa dan shalat tarawih tahun ini. Mudahan tarawih kita tahun ini bisa lebih baik lagi dari tahun-tahun yang lalu. Semakin tengah Ramadhan, tarawih kita semakin rajin dan Masjid tetap ramai layaknya malam pertama tarawih.
Fath




