Sinar5news.Com – Lombok Timur – Komisi II DPR RI bersama Pemerintah,KPU,Bawaslu dan DKPP telah menetapkan rencana jadwal Pesta demokrasi Pemilihan Legislatif(Pileg) dan Pemilihan Presiden(Pilpres) menjadi satu paket yang akan digelar tanggal 28 Februari 2024. Sedangkan untuk pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada (Gubernur,Bupati dan Walikota) akan dilaksanakan tanggal 27 November 2021.
Dalam ketetapan DPR RI,Pemerintah,KPU,Bawaslu dan DKPP itu, tahapan pemilihan akan dimulai 25 bulan sebelum pemungutan suara, yakni bulan Maret 2022, dengan dasar pencalonan Pilkada didasarkan pada hasil Pileg 2024.
Untuk itu Ketua DPC Partai Golkar Lombok Timur(Lotim) H.Daeng Paelori, SE, saat ditemui wartawan terkait Pilkada Lombok Timur tahun 2024 mendatang menyatakan sikapnya untuk ikut berkompetisi dalam pilkada tahun 2024 mendatang.
Politisi Partai Golkar Lotim tersebut mengaku optimis bahwa, Partai berlambang pohon beringin tersebut akan memunculkan jawara terbaiknya dalam merebut kursi nomer satu di Bumi Patuh Karya (Kabupaten Lombok Timur-red) tersebut.
Menurut HDP, panggilan akrab H.Daeng Paelori, Partai Golkar tentunya akan melakukan persiapan yang matang jauh sebelum pilkada mendatang.
Salah satunya, dengan melihat hasil survey elektabilitas dan figur serta potensi masing masing kader. Menurutnya semua kader dalam tubuh partai memiliki kans yang sama untuk memperebutkan kursi nomer satu di Lombok Timur.
Ia pun optimis, bahwa para punggawa didalam tubuh Partainya memang layak menjadi orang nomor satu(Bupati-red) di Kabupaten Lombok Timur, dan momentum tahun 2024 mendatang tidak akan disia siakan.
“Setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk memilih ataupun dipilih, lebih lebih kiprah Partai Golkar selama ini sangat layak untuk diperhitungkan,” ujarnya pada awak media di Selong,(24/6/2021).
Lebih jauh Politisi Partai Golkar yang sudah 4 periode menjabat sebagai Legislator di DPRD Lombok Timur itu, dan meniti karier politiknya dari bawah yakni pernah menjabat Kepala Desa Labuhan Haji, sangat siap untuk maju dikancah pilkada Lotim mendatang.
Meski diakui, untuk maju menjadi orang nomer satu tidaklah mudah ada aturan main dalam internal Partai yang harus dilalui. Selain elektabilitas, loyalitas yang tinggi pada Partai juga merupakan tolak ukurnya.
Lanjut HDP, soliditas dan loyalitas kadernya sebagai mesin penggerak Partai telah mengantarkannya, mendapat perolehan kedua tertinggi pada tahun 2019 lalu. Saat ini, lanjutnya Partai Golkar telah meraih 5 kursi pada lembaga legislatip.
“Partai Golkar saat ini, tidak menutup diri untuk membuka peluang sebesar besarnya untuk membangun komunikasi untuk berkoalisasi serta menjalin sinergi dengan Partai lainnya,” tutup wakil ketua DPRD Lotim tersebut.(Bul)




