HIKMAH MABIT TPA AT TAWWABIN NW BEKASI PADA MALAM TAHUN BARU 1442 HIJRIYAH

HIKMAH MABIT TPA AT TAWWABIN NW BEKASI PADA MALAM TAHUN BARU 1442 HIJRIYAH

Tidak terasa pergantian waktu begitu cepat, dari hari keminggu, dari minggu ke bulan dan dari bulan ke tahun. Tahun ini kita telah memasuki tahun baru Islam 1442 Hijriyah, biasanya umat Islam merayakannya sangat berbeda dengan tahun baru masehi. Kalau tahun baru masehi penyambutannya lebih kepada hal-hal yang bersifat mubazir dengan segala pesta fora didalamnya, mulai dari pesta kembang api, petasan, hura-hura, joget-joget hingga pesta miras yang tidak jarang merenggut nyawa secara mengenaskan karena mengalami operdosis yang tidak terkendali.

Sedang tahun baru hijriyah dirayakan secara sederhana, hemat dan apa adanya, tetapi penuh dengan makna yang positif didalamnya. Dalam peringatan menyambut tahun baru Islam diisi dengan kegiatan-kegiatan positif dan sangat bermanfaat bagi perbaikan diri kedepan. Demikian juga TPA At Tawwbin NW Bekasi tepat malam pergantian tahun baru 1 Muharram 1442 H bertepatan dengan 19 Agustus 2020 M di Masjid At Tawwabin Perumahan Vila Gading Harapan 2 Blok A, Sriamur, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat yaitu Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa).

Kegiatan Mabit ini secara rutin dilaksanakan setiap pergantian tahun baru Islam. Hal ini bertujuan agar para santri khususnya dapat menggali hikmah diperingati tahun baru Islam untuk memupuk semangat menjadi insan yang lebih baik, produktif dan bermanfaat bagi sesama. Acara Mabit dimulai dengan shalat Magrib berjamaah dilanjutkan zikir, doa awal dan akhir tahun, taushiyah, muhasabah, shalat tahajjud dan bimbingan iman dan taqwa oleh para guru di TPA At Tawwabin NW Bekasi.

Berdasarkan pantauan media SinarLIMA (Sinar5News.com) acara mabit ini berlangsung sangat tertib, khusyu’ dan khidmat. Para santri benar-benar mengikuti dan menikmati acara demi acara yang telah disusun dengan rapi oleh para panitia yang terdiri dari pengurus DKM, warga dan dibantu oleh para guru TPA At Tawwabin NW Bekasi.

Sebelum acara mabit ini terselenggara, para panitia telah menyiapkan segala sesuatu secara matang seperti pengadaan tenda kemah, pengadaan konsumsi dan tempat peribadatan yang memadai, sehingga Mabit ini terlaksna dengan aman, lancar dan sukses dan sangat berkesan di dalam hati setiap santri yang mengikutinya.

Diantara hikmah yang sangat penting didapatkan dalam mabit tahun ini adalah ;

Pertama, para santri diajak untuk merenung atas segala dosa yang telah dilakukan tahun sebelumnya (1441 H), terutama dosa kepada kedua orang tua. Renungan ini dikemas dengan rapi dalam sesi muhasabah (instrospeksi diri) yang disampaikan secara apik oleh Ust. Sidiq Elnadi, S.Pd.

Terlihat sekali para santri banyak yang menangis teringat akan segala dosa kepada orang tua dan teman-tenan yang pernah dilakukan selama ini. Setelah muhasabah ini selesai selesai, seluruh santri bermaaf-maafkan kepada orang tua mereka yang turut hadir mendampingi acara mabit ini dan juga bermaaf-maafan kepada teman-teman pengajian.

Kedua, para santri terbina iman dan taqwanya secara baik melaui taushiyah secara aplikatif. Taushiyah ini disampaikan oleh Ust. Amrullah, S.Ag, MM alumnus Pondok Pesantren NW Pancor Lombok Timur NTB. Dalam tausiyahnya disampaikan pentinggnya memiliki iman dan taqwa dalam hidup. Beliau mengumpamakan iman itu adalah akarnya pohon dan taqwa adalah buahnya yang lebat rasanya lezat, manis dan enak dimakan.

Demikian juga dalam diri kita hendaknya akar iman itu ditanam dengan kokoh didalam hati sehingga akan tumbuh subur dan menghasilkan buah taqwa yang lezat, manis dan enak dirasa. Ketika buah taqwa ini didapatkan, maka seluruh perintah dapat terlaksana dengan baik dan larangan Allah dapat dijauhi dengan sejauh-jauhnya dan sedikitpun tidak tertarik untuk melakukannya.

Ketiga, meraskan puncak kedekatan kepada Allah SWT. Inilah hakekat mabit dimana melalui shalat tahajjud 8 rakaat ditambah witir 3 rakaat yang dilaksanakan secara berjamaah, para santri merasakan hati sangat dekat kepada Allah. Inilah kenikmatan yang tiada tara menyelimuti segenap jiwa dan raga yang akan terus berbekas dalam kehidupan para santri. Betapa beruntungnya mereka dapat mengikuti kegiatan mabit yang sangat berharga ini, sungguh akan berdampak positif terhadap rasa mahabbah (cinta) yang mendalam kepada Allah SWT.

Keempat, terbangun komunikasi yang indah dan kerjasma yang solid. Sesama santri melakukan komunikasi yang indah dalam beberapa kegiatan positif diantaranya ketika mereka istirahat dalam satu tenda kemah, mereka dapat berbicara dari hati kehati atau bercanda seperlunya, sehingga terbangun suasana keakraban yang menumbuhkan nilai kasih sayang diantara mereka . Juga terbangun kerjasama yang solid dalam tugas-tugas penting yang diinstruksikan oleh para panitia, seperti membersihkan peralatan makan yang telah dipakai, menjaga kebersihan area masjid dengan membuang sampah pada tempatnya dan beres-beres/berbenah setelah acara mabit.

Sebelum menutup kegiatan mabit ini, kepala TPA At Tawwabin NW Bekasi, Ustadzah Fakhrunnisa menyampaikan ucapan terimakasih kepada ketua RT 006/002 Bp. Didik Sukardi, ketua DKM Bp. Gema Ardiyadi dan seluruh warga perumahan VGH 2 Blok A atas segala bantuan yang telah diberikan, sehingga acara MABIT ini berjalan dengan aman, lancar dan sukses. Semoga amal kebaikan dan partisipasinya dibalas oleh Allah dengan segala kebaikan dan pahala yang berlipat ganda di akhirat nanjti. Aamiin. (Amr S5N)

Bekasi, 1 Muharram 1442 H/20 Agustus 2020 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA