Rasulullah bersabda,
قَالَ عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ وَمَنْهَاةٌ عَنْ الْإِثْمِ وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنْ الْجَسَدِ
“Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa, serta mencegah dari penyakit-penyakit kronis.” (H.R. Imam at-Tirmidzi dalam sunannya, Jilid: 5/552).
Imam Ats-Tsauri seorang ulama besar hadits berkata, “Saya telah terhalangi untuk sholat malam selama lima bulan karena dosa yang saya lakukan? lalu apa yang kita katakan?
Ada salah seorang Ulama berkata, “orang yang melakuakn sholat malam itu lebih menikmati kelezatan dibandingkan dengan kelezatan yang dirasakan oleh orang yang menghabiskan waktunya untuk bermain sampai mereka berkata, “kalaulah bukan karena shalat malam , tentu aku tidak ingin lama – lama hidup di dunia ini”,
Hasan pernah ditanya, ”mengapa orang yang shalat malam itu mereka mukanya lebih cerah dari pada yang tidak melakukannya? Mereka menyendiri dengan penuh ketenangan dengan ar-Rahman, maka Allah pancarkan kepada mereka dengan cahaya dari cahaya-Nya.
“Rasulullah bersabda,
إِنَّ فِى اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
“Sesungguhnya pada malam hari ada satu waktu yang tidaklah bersamaan dengan itu seorang muslim meminta kepada Allah kebaikan dari perkara dunia dan akhirat, melainkan Allah akan mengabulkan permintaan tersebut, dan itu ada di setiap malam.” (H.R. Imam Muslim dalam shahihnya, Jilid: 2/175).
Setiap malam waktu itu ya rasulullah? Iya setiap malam, tapi berapa banyak orang yang membuang percuma waktu itu? Dan berapa banyak orang yang bergadang semalam suntuk untuk bernyanyi, nonton cinema atau main game, medsos atau yang lainya.
Seorang ulama besar Ad-dhahak mengatakan, “Saya menjumpai satu kaum yang malu kepada Allah di kegelapan malam dari pada panjangnya berbaring ditempat tidur.
Bagaiman supaya bisa bangun malam,
• Jangan banyak makan, salah seorang berkata: jangan banyak makan, karena akan banyak minum, jika banyak minum kamu akan banyak tidur dan akhirnya banyak penyesalan
• Jangan tinggalkan untur tidur di waktu siang (Qailullah) walau hanya sebentar.
• Ingatlah selalu akan keutamaan bangun malam, dan kecintaan Allah dan pengaruh shalat malam bagi kita.
• Tinggalkan maksiat.
Semoga Allah senantiasa menjadikan kita orang yang selalu menghidupkan qiyamul lail Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA.




