Hikmah Pagi Ke-4 Hikmah dan Manfaat Terciptanya Telinga

Hikmah Pagi Ke-4 Hikmah dan Manfaat Terciptanya Telinga

Hikmah Pagi Ke-4

Hikmah dan Manfaat Terciptanya Telinga

Di antara nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat besar dan senantiasa digunakan oleh setiap manusia adalah nikmat memiliki telinga. Telinga merupakan salah satu anugerah Allah yang sangat indah dan sempurna bagi manusia. Dengan telinga, manusia mampu mendengar berbagai macam suara: suara yang lembut, halus, pelan, bisikan yang lirih, suara sedang, bahkan suara yang sangat keras sekalipun. Semua itu dapat ditangkap oleh telinga dengan sangat sensitif dan penuh kesempurnaan.

Manusia diberi kebebasan untuk mendengar berbagai hal dalam kehidupan ini. Namun kebebasan tersebut harus disertai dengan kemampuan menyaring apa yang pantas dan bermanfaat untuk didengar. Telinga seharusnya digunakan untuk mendengarkan hal-hal yang membawa manfaat, seperti menambah ilmu pengetahuan, memperluas wawasan, menerima nasihat, mendengar ayat-ayat Al-Qur’an, serta berbagai informasi yang berguna bagi kehidupan.

Namun sangat disayangkan, dalam realitas kehidupan masih banyak manusia yang menggunakan telinga untuk mendengar hal-hal yang negatif dan merusak. Ada yang senang mendengar fitnah, ghibah, adu domba, bahkan suara-suara yang mendorong kepada kejahatan dan kemaksiatan. Ada pula yang tenggelam dalam suara-suara yang melalaikan dari mengingat Allah. Padahal Allah tidak menghendaki telinga yang diciptakan dengan begitu sempurna digunakan untuk hal-hal yang merusak diri sendiri maupun merusak kehidupan orang lain.

Jika kita memperhatikan struktur penciptaan telinga, kita akan menemukan keajaiban yang luar biasa. Secara umum telinga terdiri dari tiga bagian:

  1. Telinga Luar

    Bagian ini terdiri dari daun telinga dan liang telinga. Fungsinya adalah menangkap gelombang suara dari luar lalu mengarahkannya menuju gendang telinga.

  2. Telinga Tengah

    Di dalamnya terdapat gendang telinga dan tiga tulang pendengaran yang sangat kecil, yaitu martil (malleus), landasan (incus), dan sanggurdi (stapes). Ketiga tulang kecil ini berfungsi memperkuat getaran suara sebelum diteruskan ke telinga dalam.

  3. Telinga Dalam

    Bagian ini berisi koklea (rumah siput) yang mengubah getaran suara menjadi sinyal saraf yang kemudian dikirim ke otak sehingga manusia dapat memahami suara yang didengarnya. Selain itu terdapat juga organ keseimbangan yang membantu manusia menjaga posisi tubuh.

Dari struktur ini terlihat bahwa penciptaan telinga sangat unik, rumit, dan menakjubkan, yang menunjukkan kebesaran Allah sebagai Pencipta.

Agar nikmat ini tetap terjaga, telinga juga perlu dirawat dengan baik, di antaranya:

  • Menjaga kebersihan telinga secara hati-hati.

  • Tidak memasukkan benda keras atau tajam ke dalam telinga.

  • Menghindari suara yang terlalu keras dalam waktu lama.

  • Segera memeriksakan telinga jika terjadi gangguan pendengaran.

Semua ini penting agar telinga dapat terus berfungsi dengan baik sepanjang kehidupan manusia.

Perlu kita ingat bahwa nikmat telinga adalah amanah dari Allah. Kelak di akhirat, manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas bagaimana telinga itu digunakan. Jika telinga digunakan untuk mendengar kebaikan, ilmu, nasihat, dan hal-hal yang bermanfaat, maka itu akan menjadi sebab keselamatan di dunia dan kebahagiaan di akhirat.

Namun jika telinga digunakan untuk mendengar keburukan, fitnah, ghibah, dan hal-hal yang merusak kehidupan, maka itu dapat menjadi sebab murka Allah dan membawa manusia kepada azab-Nya. Na‘ūdzu billāhi min dzālik.

Karena itu marilah kita mensyukuri nikmat telinga dengan cara menggunakannya untuk mendengar hal-hal yang baik dan bermanfaat, sehingga keberadaan dua telinga yang setiap hari melekat pada diri kita benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan kita di dunia serta menjadi jalan menuju keselamatan di akhirat.

Bekasi, 26 Ramadhan 1447 H/16 Maret 2026 M

Penulis : Marolah Abu Akrom (Jurnalis media SinarLIMA, guru BK SMP Laboratorium Jakarta dan SMP Nahdlatul Wathan Jakarta)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA