-HIKMAH PAGI- TOKOH PHILO SHOPIA “HEGEL”

-HIKMAH PAGI- TOKOH PHILO SHOPIA “HEGEL”

George Wilhelm Fredrich Hegel lahir pada tanggal 27 Agustus 1770 M di Stuttgart. Hegel meninggal pada tanggal 14 November 1831 M karena serangan penyakit kolera. Ia pernah belajar teologi di Universitas Tubingen hingga meraih gelar doctor pada 1791 M. karya- karya Hegel diantaranya The phenomenology of Spirit ; The Basis of Morality ; On the Will in Nature.

Ambisi Hegel adalah menyusun suatu system filsafat sintesis. Kalau Aristoteles boleh disebut sebagai filsuf yang berhasil menyintesakan pemikiran-pemikiran Yunani dan Thomas Aquinas melaui Summa Teologica-nya yang berhasil menyatukan pengetahuan abad pertengahan, maka Hegel berusaha pula menyatukan Ilmu dan Filsafat abad 19.  Hegel berbeda dengan filsuf-filsuf karena ia mengenalkan metode dialektika dalam filsafat.

Menurut Hegel proses dialektika terdiri atas tiga fase yaitu tesis, antithesis dan sintesis. Kebenaran dalam tesis dan antithesis tetap disimpan dalam bentuk lebih sempurna. Maka dari itu proses dialektika sebaiknya sebaiknya dikiaskan dengan gerak spiral dan bukan dengan gerak garis lurus. Pusat filsafat Hegel ialah ruh.

Ruh dalam pandangan Hegel adalah sesuatu yang real, konkret, kekuatan yang objektif, menjelma dalam berbagai bentuk sebagai world of spirit (dunia ruh), yang menempatkan kedalam objek-objek khusus. Menurut Hegel, yang mutlak adalah ruh, hakikat ruh adalah ide atau pikiran. Menurut Hegel, sejarah bukanlah sembarangan deretan peristiwa, tetapi suatu proses yang dapat dimengerti, dikuasai oleh hokum-hukum objektif yang hanya dipahami dengan memandang sejarah sebagai suatu keseluruhan, ia bukan hanya sebuah kisah kemajuan yang satu arah, tapi suatu proses “dialektis”.

7 November 2020

Hipzon Putra Azma

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA