Dalam pembacaan Hizib ini dipimpin juga oleh Ust. Muh. Husni Zaini, S.PdI, dimana dengan pengalamannya yang begitu banyak dalam memimpin, menambah kekhidmatan dan kekhusyuan dalam membaca Hizib dari awal hingga akhir. Apalagi di tunjang dengan irama-irama syahdu ala Arab dengan berbagai model bahar yang ada, membuat seluruh yang membaca benar-benar larut dalam nikmatnya bacaan Hizib yang kaya dengan spiritualitas yang ada di dalamnya. Itulah kehebatan penyusunnya sang guru besar dan pahlawan nasional yaitu Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Untuk menyempurnakan pembacaannya tersebut dilengkapi pula dengan bacaan Al barzanji yang merupakan kisah maulid Nabi yang dipimpin langsung oleh Ust. M. Husni Haris, S.Sos selaku Sekum NWDI DKI Jakarta. Tujuan dibacakan Al barzanji ini agar semakin mengenal dan mencintai Nabi Besar Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang dalam kisah kelahirannya begitu agung dan istimewa, juga perjuangannya selama di periode Mekkah dan Madinah dalam rangka menyebarluaskan syiar agama Islam dengan segala tantangan dan ancaman di dalamnya.

Setelah selesai membaca Hizib dan Al barzanji kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan doa dengan sama-sama membaca al asmaul husna. Kemudian setelah itu tuan rumah Bapak Huswanto menyuguhkan aneka hidangan istimewa yang sangat lezat, nikmat dan menggairahkan di antaranya ayam taliwang, serbuk ala Lombok, sate ala Lombok, ikan goreng, plecing kangkung dan dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan aneka minuman dan buah-buahan yang segar dan nikmat dikonsumsi sebagai tanda syukur Bapak Huswanto dan keluarga kepada Allah atas nikmat-nikmat yang tercurah selama setahun ini.
Setelah selesai acara ramah tamah, dilanjutkan dengan diskusi-diskusi tentang perjuangan untuk memajukan dan mengembangkan NWDI di ibukota dan sekitarnya. Dimana untuk pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan tahun 2025 ini akan makin digencarkan dan digerakkan secara masif, agar hikmah dan manfaatnya makin terasa untuk kebaikan dan keberkahan hidup kita dengan segala aktivitas tugas dan kewajiban yang dijalankan di muka bumi. (Amr/Red)
Bekasi, 1 Rajab 1446 H/1 Januari 2024 M



