Sinar5news.com – Lombok Timur – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur (Lotim) Ismul Basar disela-sela Acara pengukuhan pengurus UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) Desa Kelayu Jorong oleh Bupati Lotim H.M.Sukiman Azmy mengatakan, UPZ Kelayu Jorong merupakan yang pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB).
UPZ ditingkat kecamatan dan desa dihajatkan sebagai lembaga resmi yang akan berusaha untuk mengumpulkan zakat dari Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, yang mana dari hasil pengumpulan zakat itu akan dikembalikan kepada masyarakat yang berhak untuk menerimanya.
Ismul Basar menambahkan, zakat tidak akan bisa berkembang kalau hanya mengandalkan zakat ASN. Menurutnya potensi zakat yang besar adalah berada ditengah-tengah masyarakat.
“Potensi zakat di luar ASN itu jauh lebih banyak dan lebih besar, ini yang kami lakukan, mulai dari UPZ Kelayu Jorong kami berharap potensi itu bisa diserap,” jelas Ismul Basar. Rabu, (23/11/2022).
Ismul Basar juga menjelaskan, Zakat yang nantinya terkumpul di UPZ, sepenuhnya akan kembali ke masyarakat Kelayu Jorong, Baznas hanya membantu dalam hal manajemen pengumpulan dan pengelolaan supaya sesuai dengan syariat Islam.
Ia berharap pengelolaan zakat itu nantinya sejalan dengan asas yang di harapkan.
“Harus amanah, kemanfaatan dan regulasi yang lain terutama sesuai dengan Syariat Islam,” imbuhnya.
Baznas hadir lanjut Ismul, tidak lain untuk membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan angka kemiskinan.
“Semoga ini menjadi langkah awal kemajuan Baznas dan menjadi pilot projek bagi kecamatan dan desa-desa yang ada di Lombok Timur,”pungkasnya.(red)



