Isra’ Mi’raj, Tawaqqufan, dan Khatmul Qur’an Majelis Taklim Al Hidayah Berjalan Lancar

Isra’ Mi’raj, Tawaqqufan, dan Khatmul Qur’an Majelis Taklim Al Hidayah Berjalan Lancar

Majelis Taklim Al Hidayah sukses menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj, tawaqqufan, dan khatmul Qur’an pada Sabtu, 15 Februari 2025. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan lancar, dimulai sejak pukul 08.00 pagi hingga menjelang waktu shalat Dzuhur. Kegiatan tersebut bertempat di kediaman Bapak Puryanto, yang berlokasi di Perum Aneka Elok Blok D2 No.6.

Acara ini dihadiri oleh para jamaah Majelis Taklim Al Hidayah, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu, serta masyarakat sekitar yang turut meramaikan kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh agama hadir, termasuk dari unsur habaib dan asatidz yang dikenal di wilayah tersebut. Di antara yang berkesempatan mengisi acara adalah Ustaz Misbah, Ustaz Mukhlis, Ustaz Nurul Komar dan Ustadzah Ika Rizkiyah. 

Kegiatan dimulai dengan pembacaan Surat Yasin dan tahlil, sebagai bentuk do’a dan munajat kepada Allah. Setelah itu, para ibu-ibu Majelis Taklim Al Hidayah membawakan kisah Isra’ Mi’raj serta Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diiringi dengan alunan gendang dari tim Rabbana Majelis Taklim Al Hidayah.

Dokumentasi ibu – ibu Majelis Al-hidayah dan tim rabbana selesai acara (15/2/25)

Selain itu, acara juga diawali dengan khatmul Qur’an dan lantunan tilawah yang dibawakan oleh tiga qori cilik berbakat, yakni Ahmad, Razka, dan Amera. Lantunan ayat suci Al-Qur’an ini menambah suasana syahdu dan menenangkan hati.

Ahmad, Razka dan Amera saat melantunkan bacaan quran pada acara Isra’ mi’raj dan tawaqqupan (15/2/25)

Puncak acara diisi dengan Mau’izatul Hasanah yang disampaikan oleh Ustaz Sugi dan Habib Abdullah Syahir bin Idrus Al Manshur. Dalam tausiyahnya, ditekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah dipelajari dalam majelis taklim. Sebab, ilmu yang tidak diamalkan akan mudah dilupakan

Selain itu, penceramah juga menyoroti pentingnya menyambut bulan suci Ramadhan dengan persiapan yang matang. Ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan dalam menyambut bulan penuh berkah ini:

1. Persiapan Fisik – Menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima dalam menjalankan ibadah puasa dan amalan lainnya di bulan Ramadhan.

2. Persiapan Mental – Melatih diri dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban agar lebih siap saat memasuki Ramadhan.

3. Pembiasaan Shalat – Meningkatkan pembiasan shalat baik itu sunnah ataupun wajib, agar terbiasa menjalankan ibadah shalat Tarawih yang jumlah rakaatnya lumayan banyak.

Ustaz Sugi juga mengingatkan bahwa penutupan pengajian bukanlah akhir dari pencarian ilmu, melainkan sebagai bentuk refleksi dan komitmen untuk berusaha mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat dalam menuntut ilmu, agar saat pengajian kembali dibuka setelah Ramadhan, antusiasme dan jumlah jamaah tetap tinggi seperti saat acara penutupan.

Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama, ramah tamah, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kenang-kenangan bagi para jamaah yang hadir. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat umat Islam dalam memperingati peristiwa penting dalam sejarah Islam serta dalam mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesadaran dan kesiapan.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan seluruh jamaah dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA