Jangan Tersesat,ada Teologi Islam oleh : Muhammad Fahreza Hijriyah mahasiswa STAI Al aqidah Al hasyimiyah jakarta Prodi: Komunikasi Penyiaran Islam Nim :24110002

Jangan Tersesat,ada Teologi Islam oleh : Muhammad Fahreza Hijriyah mahasiswa STAI Al aqidah Al hasyimiyah jakarta Prodi: Komunikasi Penyiaran Islam Nim :24110002

Jangan Tersesat,ada Teologi Islam

       Islam memberikan setiap pemeluk nya sebuah kedamaian.Bahkan kita,khusus nya di Indonesia kerap di sebut sebagai negara yang Darus As-Salam yang artinya negeri yang damai.Sebagai warga nya yang mayoritas memeluk agama Islam,tentu pengenalan lebih dalam tentang ketuhanan sangat di perlukan di Indonesia untuk menghindari segala macam kemungkinan masuk nya ajaran Islam yang setidak nya tidak cocok di Indonesia .

       Contoh dari ajaran Islam yang tidak dapat di adaptasi di Indonesia yaitu ada Aliran ajaran Mu’tazilah.Ajaran ini awal nya di pelopori oleh seorang murid dari Imam Hasan Al-Basri yaitu bernama Washil Bin Atha,yang mengtakan pada guru nya kalau pelaku dosa besar tidak mukmin dan tidak juga kafir.Posisi juga di sebut sebagai Al-Manzilah bainal Manzilatain yang artinya tempat di antara seperti yang penulis bahas di kalimat sebelum nyaContoh singkat nya adalah,ketika ada seorang yang telah melaksanakan sholat berjmaah di masjid,lalu setelah itu ia mencuri kotak amal,lalu ia di hakimi oleh warga dan meninggal,maka tempat nya nanti adalah tidak masuk surga atau neraka tetapi di antara ke dua nya.Pemikiran ini lah yang membuat Imam hasan Al-Bashri menjauhkan nya dari kelompok nya.

 

 

Bersamaan dengan itu ada ajaran yang bernama Khawrij yang merupakan golongan yang keluar dari kelompok Ali bin Abi Thalib.Inti dari ajaran pokok mereka adalah Tidak ada dosa kecil,setiap perbuatan yang melarang ajaran Allah adalah Dosa besar dan kafir.Contoh saja jika ada orang yang mabuk atau mencuri atau perbuatan yang dilaran oleh ajaran Allah maka jelas kafir tanpa ada perdebatan,Tentu nya ini berbeda dari pendapat orang Sunni yang membagi golongan dosa ada 2 yaitu dosa besar dan kecil.

Kemudian,ada juga aliran Jabariyah,aliran ini meyakinkan kalau setiap tindakan manusia merupakan kehendak dari Tuhan atau atas kuasa Allah SWT.Contoh singkat nya pada waktu itu ketika maa kepemimpinan Umar Bin Khatab,Sayyidina Umar menangkap seorang pencuri,setelah ditangkap pencuri itu mengatakan,”Aku mencuri atas kehendak dari Allah”.Setelah mendengar itu Sayyidina Umar kesal dan memberi nya 2 hukuman yaitu di potonglah tangan nya serta di dera karena menggunakan dalil takdir tuhan.

      Dari sekian aliran islam yang di paparkan sebelum nya,maka dari itu umat islam di Indonesia perlu mempelajari ilmu kalam. Ilmu Kalam adalah Ilmu yang membicarakan bagaimana menetapkan kepercayaan-kepercayaan keagamaan (agama islam) dengan bukti-bukti yang yakin. Ilmu Kalam adalah Ilmu yang membahas soal-soal keimanan yang sering juga disebut Ilmu Aqaid atau Ilmu Ushuluddin.Ilmu ini sangat di perlukan untuk menghindari segala ajaran islam yang bisa di bilang tidak sesuai jika di terapkan di Indonesia.Maka dari itu sangat penting umat islam memdalami ilmu kalam,supaya keyakinan dalam diri akan kuasa Allah tetap terjaga serta menjadikanya sebagai pegangan hidup dalam menghadapi masa-masa yang penuh akan rumor dan isu seperti masa kini.

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA