Dalam pelantikan presiden dan wakil presiden kali ini, sangat menarik karena hampir semua komponen bangsa baik mantan presiden dan wakil presiden serta kompetitor petarung sejati prabowo sandi juga hadir. Suasana gedung Nusantara senayan tempat berlangsungnya pelantikan presiden dan wakil presiden bergemuruh penuh khidmat dan sangat istimewa karena hampir duapuluh negara sahabat menghadiri jalannya pelantikan. Kehadiran kepala negara dan utusan resmi negara-negara sahabat menunjukkan posisi Indonesia di mata dunia sangat terpandang disegani.
Pelantikan yang disaksikan seluruh rakyat Indonesia disiarkan lansung seluruh stasiun TV oleh Majlis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang baru juga. Berkat kepiawaian ketua Majlis Bambang Sosaetyo memimpin sidang memberikan suasana kehangatan yang bersahaja bermartabat. dengan bait-bait pantun yang beliau sajikan syarat inspirasi penuh hikmah dalam menyapa dan memuja hadirin terutama pak Yusuf Kalla yang akan mengakhir jabatan beliau dan akan dilanjutkan oleh KH.Makruf Amin, sementara pak Prabowo yang juga disanjung dengan bait pantun membalas dengan tepuk tangan dan senyuman. Alunan bait santun yang merupakan cirikhas khazanah budaya Nusantara yang diperdengarkan ketua Majlis di arena sidang membuat suasana penuh kekeluargaan, persaudaraan yang merupakan nilai dan tradisi demokrasi Pancasila. “Pertarungan sehebat dan sedahsyat apapun begitu selesai harus kembali bersatu, gotong royong, bersama membangun bangsa. Model inilah yang dunia tidak punya dan hanya ada di negri kita tercinta. Selalu damai penuh cinta dalam persaudaraan yang kokoh Bhineka Tunggal Ika.” Ungkap ketua Majlis pimpin sidang.
Silaturrahim harus terus dibangun dijaga inilah yang membedakan demokrasi Pancasila dengan demokrasi liberal ala amerika dan erova. Dalam pidato kenegaraan pertamanya pasca pelantikan presiden Jokowi menyampaikan dengan lugas, tegas bagaikan Bung Karno di zamannya. setelah terlebih dahulu memberikan hormat dan menyapa tamu2 kehormatan “Pertama, priode ke depan kita bangsa Indonesia harus mengejar ketertinggalan dari bangsa – bangsa lain di dunia. karenanya prioritas arah pembangun ke depan adalah sumber daya manusia, agar kita mampu bersaing dikancah pertarungan global yang semakin kompetitif. Kedua, pelayanan birokrasi yang menghambat percepatan pembangunan harus kita pangkas. Sebab kita berorientasi pada hasil bukan proses yang serba berbelit belit. Rakyat membutuhkan hasil bukan proses. Ketiga, Semua pembantu saya para mentri harus melakukan ekselarasi memutuskan dengan cepat dan memastikan semua yang dilakukan sampai ke rakyat hasil manfaatnya oleh karena itu jangan hanya menunggu laporan tapi harus di cek sampai paling bawah guna memastikan apa yang sudah diputuskan berjalan sesuai harapan. Begitu juga dengan semua pelayan rakyat disini para kepala daerah agar bergerak cepat melayani rakyat karena fungsi dan tujuan kita disini adalah menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat. Keempat, Beliau mengajak anggota dewan untuk segera merevisi produk undang undang yang menghambat investasi dan keadilan berusaha bagi pelaku ekonomi unit usaha kecil menengah (UKM) yang sangat banyak berjumlah sepuluh undang undang yang nanti kita pangkas jadi satu namun kualitasnya dapat menggantikan yang sepuluh tersebut.Ungkapnya.
Pidato yang disampaikan sangat singkat padat jelas mempertajam visi misi yang disampaikan masa kampanye. Dalam pandangan ormas islam Nahdatul Whaton Samianto athohar berpandangan dari segi gaya dan model penyampaian pidato beliau sangat percaya diri gestor mimik anggota tubuh saat mengungkapkan kata2 menandakan beliau sangat optimis yakin apa yang disampaikan adalah visi kebangsaan membangun Indonesia gemilang adil makmur. Kemudian beliau mengajak semua yang hadir dan seluruh tumpah darah untuk bangkit bergerak bergotong royong membangun bangsa dengan cara yang bersih tentunya.
Dilanjutkan dengan penandatanganan surat keputusan dan sumpah janji presiden dan wakil presiden untuk menjalankan tugas dengan selurus-lurusnya dalam menjalankan tugas mengabdikan pada negara. Menjaga NKRI dan setia pada Merah putih. Acara selesai dengan dilanjutkan ramah tamah dimana para tamu kehormatan dari negara negara sahabat lansung mengucapkan selamat di panggung kehormatan disusul kemudian tamu undangan lainnya. Termasuk Prabowo Sandi.ahad,20/8/19. (Smy)




