Jubir Covid-19 Lotim : Diperkirakan 800 Orang PMI Lotim Yang Pulang,Akan Melalui Proses Swab di Rusunawa Kayangan.

Jubir Covid-19 Lotim : Diperkirakan 800 Orang PMI Lotim Yang Pulang,Akan Melalui Proses Swab di Rusunawa Kayangan.

Sinar5news.com – Lombok Timur – Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) Budiman Satriadi mengatakan terhitung sejak Kamis 21 Januari 2021 kemaren, semua Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri, langsung dijemput oleh Pemerintah Daerah di Bandara Internasional Zainuddi Abdul Majid (BIZAM) Lombok, dan dikarantina di Rusunawa Kayangan,Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya.

 “Setiap PMI kita yang datang sejak hari kamis lalu,dan pada hari itu ada 79 orang PMI kita yang datang, langsung kita karangtina di Rusunawa Kayangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berupa Swab. Kepada seluruh PMI tersebut  Ahamdulillah hasilnya semuanya negative. Adapun ada memang salah seorang PMI yang meninggal dunia tapi bukan karena Covid-19 tetapi karena memang ada penyakit bawaan yakni penyakit paru,” ungkap Budiman Kepada Wartawan diruangannya. Selasa (26/01/2021).

 Penanganan terhadap semua PMI yang datang dari luar daerah tersebut, tetap ditangani dengan protap protocol kesehatan Covid-19, begitu mereka datang dirusunawa langsung diperiksa kesehatannya berupa swab dan sesuai dengan peraturan kalau hasilnya negative atau non reaktif, maka PMI itu akan dikarantina selama lima hari baru dipulangkan kerumah masing-masing.

“Terkecuali kalau ditemukan dalam kondisi reaktif atau positif Covid-19 maka kita bawa PMI kita ini kerumah sakit terpusat yakni Rumah Sakit Lombok Timur di Labuhan Haji,” katanya.

Sedangkan untuk kedatangan PMI pada gelombang kedua, memang ada ditemukan tiga orang terkompirmasi positif setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, dan sudah kita tangani dan kita tempatkan di Rumah Sakit Lombok Timur di Labuhan Haji.

Budiman juga menambahkan, menurut hasil rapatnya dengan pihak provinsi, diperkirakan ada sekitar 2.200 orang PMI yang akan pulang ke NTB ini dan dipekirakan sekitar 40 persen berasal dari Kabupaten Lombok Timur.   

“Memang berbicara tentang jumlah PMI kita yang akan pulang, saya kira datanya ada di Dinas Tenaga Tenaga Kerja. Tetapi berdasarkan hasil rapat kami diperkirakan ada 2.200 PMI yang akan pulang, dan 40 persen dari Lombok Timur atau sekitar 800 orang lebih,” terang Budiman.

Jubir Covid-19 Lombok Timur ini, juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Lombok Timur, untuk tidak abai dengan protocol kesehatan Covid-19 karena penyebaran Corona Virus Desiase 2019 ini belum selesai.

“Saya mengharapkan kepada masyarakat untuk jangan lengah atau abai dengan Protokol Kesehatan Covid-19, karena saat ini saya melihat banyak sekali masyarakat kita yang tidak pakai masker, tidak menjaga jarak dan tidak mencuci tangan, sesuai dengan Prokes Covid-19.terutama diacara-acara yang mengumpulkan banyak orang, seperti diacara resepsi perkawinan atau kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya,” tutupnya. (Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA