Kegiatan Khotmil Quran dan Doa Bersama di Perumahan Villa Gading Harapan 2
Rabu, 31 Desember 2025, ba’da salat Magrib, ibu-ibu Perumahan Villa Gading Harapan 2 Blok A melaksanakan kegiatan Khotmil Quran dan doa bersama yang berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan. Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan kedua orang tua tercinta yang telah wafat, yaitu almarhum Bapak Carmi bin Bapak Sena dan almarhumah Ibu Ngisa binti Bapak Marsa.
Kegiatan khotmil Quran ini merupakan agenda rutin ibu-ibu Perumahan Villa Gading Harapan 2 Blok A yang telah memasuki bulan kedua sejak diprogramkan dan disepakati bersama untuk terus dilaksanakan setiap bulan. Sebelum pelaksanaan khotmil Quran, para ibu secara konsisten membaca Al-Qur’an setiap hari. Jika dirata-ratakan, bacaan mencapai satu juz per hari sehingga dalam satu bulan dapat menyelesaikan 30 juz Al-Qur’an. Sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan, kegiatan khotmil Quran dilaksanakan guna memohon keberkahan dari ayat-ayat suci Al-Qur’an yang telah dibaca.
Pelaksanaan khotmil Quran kali ini juga bertepatan dengan tanggal wafatnya ibunda tercinta, Ibu Nisa binti Bapak Marsha, yang pada tahun ini memasuki haul ke-6. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk almarhum Bapak Carmi bin Bapak Sena yang telah wafat dua tahun yang lalu.
Terlihat para ibu mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dimulai dari surat At-Takatsur hingga An-Nas, dilanjutkan dengan surat Al-Fatihah, surat Al-Baqarah ayat 1 sampai 5, serta ayat terakhir surat Al-Baqarah yaitu ayat 284, 285, dan 286. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan doa khotmil Quran yang dipimpin oleh Ibu Fahrunnisa, putri dari almarhum Bapak Carmi dan almarhumah Ibu Ngisa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Amrullah (Abu Akrom). Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk melakukan evaluasi diri terhadap perilaku dan amal perbuatan selama tahun 2025. Apabila masih terdapat banyak kekurangan dan kesalahan, beliau berpesan agar senantiasa bertaubat dan memohon ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, khususnya atas kesalahan kepada pasangan hidup. Beliau menekankan pentingnya meminta maaf dan ridho kepada suami, karena ridho suami merupakan salah satu kunci kebahagiaan dan keselamatan seorang istri.
Memasuki tahun baru 2026, Ustadz Amrullah mengajak seluruh jamaah untuk bertekad memperbaiki kekurangan serta meningkatkan amal-amal shalih yang telah dilakukan. Di antara amal shalih yang bernilai tinggi, selain ibadah salat, adalah menunjukkan bakti kepada suami yang telah berjuang memberikan nafkah lahir dan batin bagi keluarga.
Di akhir tausiyah, beliau memanjatkan doa agar seluruh dosa, baik dosa kepada Allah maupun kepada sesama manusia, diampuni. Beliau juga berdoa agar di tahun 2026 Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kesehatan, keberkahan, kemudahan dalam setiap urusan, keberkahan dalam rumah tangga dan pekerjaan, serta rezeki yang halal, melimpah, dan berkah guna menyempurnakan ibadah.
Sebelum menutup tausiyah dengan salam, Ustadz Amrullah menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyampaian terdapat tutur kata yang kurang berkenan. Beliau berpesan, apabila terdapat kebenaran dalam penyampaian, hendaknya dijadikan bekal kehidupan, dan apabila terdapat kekeliruan, agar ditinggalkan, karena kebenaran datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sedangkan kesalahan berasal dari pribadi beliau.
Redaktur : Marolah Abu Akrom/Ust. Amrullah


