Keimanan dan Ketaqwaan Pelajar: Memperkuat Qolbu di SMP Laboratorium Jakarta

Keimanan dan Ketaqwaan Pelajar: Memperkuat Qolbu di SMP Laboratorium Jakarta

Keimanan dan Ketaqwaan Pelajar: Memperkuat Qolbu di SMP Laboratorium Jakarta

JAKARTA, SinarLIMA – Pendidikan karakter dan spiritual menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman iman dan akhlak mulia. Hal ini mengemuka dalam pembelajaran Bimbingan Konseling (BK) kelas IX di SMP Laboratorium Jakarta yang mengangkat tema “Keimanan dan Ketaqwaan Pelajar”.

Kegiatan pembelajaran yang berlangsung interaktif ini turut mendapat perhatian khusus melalui kegiatan supervisi pada Selasa, 20 Oktober 2026 yang dihadiri langsung oleh Kepala SMP Laboratorium Jakarta, Bapak Yusmanto, S.S.

Menjaga Keistiqomahan dan Kesehatan Qolbu

Dalam materi pembelajaran BK tersebut, para siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan Qolbu (hati). Hati yang paling dalam merupakan tempat bersemayamnya kesucian, kemurnian, dan keyakinan yang teguh.

Penyampaian materi menekankan bahwa iman seseorang dapat mengalami pasang surut (melemah). Ketika hati dibiarkan kosong tanpa siraman rohani dan nilai-nilai kebaikan, ia berisiko menjadi “sarang setan” dan kotor akibat dosa. Oleh karena itu, para siswa didorong untuk senantiasa memperkuat iman melalui keistiqomahan.

Untuk mewujudkan iman yang kuat, siswa diajak membiasakan amalan-amalan positif harian, di antaranya:

  • Taat Beribadah & Shalat

  • Membaca Al-Qur’an

  • Berdzikir (Lailahaillallah)

  • Bersedekah

  • Berakhlak Mulia

Dengan iman yang kuat, kehidupan pelajar akan dipenuhi dengan berkah dan nilai-nilai kebajikan, serta senantiasa berjalan di atas ridho Allah SWT (“Ini Maunya Allah”).

Apresiasi dan Motivasi Kepala Sekolah

Kepala SMP Laboratorium Jakarta, Bapak Yusmanto, S.S., memberikan respon yang sangat positif atas pelaksanaan pembelajaran ini. Menurut beliau, proses belajar mengajar berjalan dengan sangat baik berkat dukungan perangkat pembelajaran yang memadai serta metode penyampaian yang mudah dipahami oleh peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Yusmanto juga memberikan motivasi mendalam kepada para siswa kelas IX. Beliau mengingatkan agar seluruh peserta didik tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga senantiasa mengingat, meresapi, dan mengamalkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan yang telah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ilmu dan pemahaman yang didapat hari ini harus menjadi pegangan kalian. Jagalah hati dan tingkatkan ketakwaan agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan penuh berkah,” pesan beliau memberi semangat kepada para siswa.

Melalui pembelajaran ini, SMP Laboratorium Jakarta terus berkomitmen untuk mencetak generasi penerus yang seimbang antara pencapaian akademis dan kekuatan karakter rohani.

Penulis: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM (Guru BK SMP Laboratorium Jakarta)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA