Keluarga Almarhum Bapak Carmi di Gintung Tengah Cirebon Berharap Dapat Menunaikan Ibadah Haji
Sinar5News.com – Cirebon – Harapan untuk dapat memenuhi panggilan suci ke Baitullah kembali menggugah hati keluarga besar almarhum Bapak Carmi di Gintung Tengah, Cirebon. Melalui sebuah grup WhatsApp keluarga yang diprakarsai oleh Ibu Fakhrunnisa, doa-doa tentang keberangkatan haji mengalir penuh kehangatan dan harapan.
Grup tersebut awalnya dibuat sebagai sarana menjaga silaturahmi, namun lambat laun berubah menjadi ruang berbagi impian, rencana, dan kekuatan batin. Ibu Fakhrunnisa—sang penggagas—sejak awal telah menyampaikan niat tulusnya untuk berangkat haji, sebuah keinginan yang langsung disambut dukungan penuh oleh keluarga besar almarhum Bapak Carmi.
Bagi keluarga ini, impian berhaji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga bentuk penghormatan pada dua sosok yang mereka cintai: almarhum Bapak Carmi dan almarhumah Ibu Ngisa, pasangan yang semasa hidupnya dikenal penuh kebaikan, perhatian, dan kasih sayang yang tak pernah putus.
Keluarga mengenang almarhum Bapak Carmi sebagai pribadi yang lembut tutur kata, dermawan tanpa pamrih, dan selalu menjadi penengah dalam setiap persoalan keluarga. Sosoknya yang penyabar dan tegas dalam kebaikan membuat semua anak dan cucunya merasa dekat dan dihargai. Sementara itu, almarhumah Ibu Ngisa dikenang sebagai ibu yang penuh kasih, tak pernah lelah mengurus dan memperhatikan anak-cucunya, serta selalu mengajarkan arti kesederhanaan dan ketulusan.
Kenangan manis itu membuat harapan untuk berhaji semakin berarti—seakan menjadi hadiah doa dan amal jariyah bagi kedua orang tua tercinta yang telah lebih dulu berpulang.
Di grup keluarga, ucapan doa dan harapan terus mengalir. Namun keluarga juga memahami bahwa proses keberangkatan haji memerlukan waktu panjang dan kesiapan biaya. Karena itu, mereka pun membuka kemungkinan bahwa jika belum ditakdirkan berhaji dalam waktu dekat, umrah bisa menjadi langkah awal yang penuh keberkahan. Sebuah solusi yang tetap membawa mereka lebih dekat dengan tanah suci, sambil terus menabung dan memanjatkan keinginan untuk berhaji di waktu yang telah Allah tetapkan.
“Ya Allah, ampunilah dan muliakanlah kedua orang tua kami, almarhum Bapak Carmi dan almarhumah Ibu Ngisa. Lapangkan kubur mereka, terangi dengan cahaya-Mu, dan jadikan semua kebaikan mereka sebagai amal yang tak terputus. Ya Rabb, mudahkanlah keluarga besar ini untuk menunaikan ibadah haji. Jika belum Engkau bukakan jalannya, maka mudahkanlah mereka untuk dapat berangkat umrah sebagai langkah menuju ridha-Mu. Limpahkan rezeki, kesehatan, dan kemudahan bagi seluruh keluarga. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.”
Dengan kekuatan doa, kenangan indah, dan kebersamaan yang diwariskan oleh kedua orang tua mereka, keluarga besar almarhum Bapak Carmi terus berharap bahwa perjalanan suci—baik haji maupun umrah—akan menjadi kenyataan yang membawa keberkahan bagi seluruh keturunan.(Amr/Red)




